Internet Mobile Akan Jadi Milik Asia

Author
Ozal
Reading time:
July 31, 2013
internet mobile 2

Jumlah penggguna internet mobile negara berkembang di Asia bakal segera menyusul negara maju. Sejak 2007 hingga sekarang menurut data yang ada, negara berkembang di Asia telah mengalami pertumbuhan hingga 27 kali lipat. Kondisi ini berbeda bila dibandingkan pertumbuhan negara maju yang hanya mencapai empat kali lipat. Lonjakan pertumbuhan ini disebabkan adanya penetrasi smartphone dan tablet murah di Asia.

“Pusat gravitasi dalam ekosistem mobile cenderung berpindah, dari Amerika Serikat dan Eropa menjadi ke Asia,” kata Marry Ellen Gordon, direktur di perusahaan iklan mobile, Flurry Inc, dilansir Reuters.

Dalam lima tahun, penjualan smartphone high-end bundling operator di seluruh dunia telah mencapai angka US$ 2 triliun. Banyak pihak industri mengatakan, naiknya penjualan itu karena adanya pertumbuhan di pasar smartphone negara berkembang, khusunya di Asia. Ini disebabkan, banyak pengguna smartphone baru di Asia Pasifik. Sementara menurut data IDC, pertumbuhan smartphone di Eropa hanya sebesar 12 persen pada kuartal pertama tahun ini. Pihak IDC memandang, pertumbuhan Eropa ini merupakan yang paling lambat sejak 2004 silam.

“Asia akan menjadi kekuatan pendorong pertumbuhan global selama dua dekade mendatang,” kata Scott Lee, kepala Asia di Appsnack, divisi perusahaan periklanan di AS.

Tingginya penetrasi internet mobile di Asia karena banyak pengguna yang memiliki smartphone murah. Berbagai operator telekomunikasi di negara berkembang Asia mulai menyubsidi harga smartphone bundlingnya. Mereka meniru cara promosi yang biasa dilakukan di negara-negara di Amerika Serikat dan Eropa.

internet mobile

Pasar smartphone terbesar di dunia, Cina misalnya, memiliki seperlima dari satu miliar pengguna ponselnya telah menggunakan internet 3G. Banyak smartphone murah di Cina yang menawarkan kecepatan internet tinggi. Sebagai contoh, ponsel lokal Xiaomi menawarkan setengah harga dari iPhone 5 dengan fitur yang tidak jauh berbeda di antara keduanya. Sehingga muncul wacana beberapa aktu lalu, Apple tengah menggarap iPhone versi murah dikhususkan bagi negara berkembang di Asia.

Sementara itu, pasar smartphone terbesar kedua di dunia, India juga menawarkan smartphone murah dalam memikat pelanggannya. Berbagai pihak produsen lokal menawarkan smartphone low-end dengan harga hanya sebesar US$ 50. Bahkan analis di BitChemy Ventures, Sameer Singh memproyeksikan, harganya bisa turun lagi hingga US$ 20 pada tahun berikutnya.

Kondisi pasar perangkat mobile murah guna meningkatkan pengguna internet mobile juga terjadi di beberapa negara di Asia Tenggara. Permintaan tablet di Filipina misalnya, telah tumbuh hingga empat kali lipat dari tahun lalu. Ini disebabkan harga perangkat telah menurun hingga seperempatnya. Bahkan operator di sana menawarkan program cicilan beli iPhone terbaru dan beberapa bulan gratis paket internet, mirip dengan di Indonesia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…