Dua Raksasa IT Cina Berniat Beli BlackBerry?

Author
Ozal
Reading time:
August 16, 2013
Blackberry 2

BlackBerry telah mengumumkan adanya kemungkinan menjual perusahaannya. Tampaknya, tidak banyak peminat yang mau membeli perusahaan asal Kanada itu. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa pembeli, di antaranya para pembuat handset asal Asia. Pembeli tersebut terutama dari Cina yang tengah bersemangat untuk mengembangkan lagi secara global di lini smartphone, yakni Lenovo dan Huawei.

Keduanya memang mencoba untuk fokus di luar bisnis inti mereka. Lenovo dikenal sebagai pembuat PC terbesar di dunia, sementara Huawei sebagai pemasok perlengkapan komunikasi terbesar kedua di dunia. Lenovo maupun Huawei memang tengah berusaha meningkatkan ekspansi bisnis smartphone-nya agar sukses di luar Cina. Keduanya pun memiliki dana akuisisi, jika mereka ingin.

Dilansir dari Wall Street Journal, Huawei memang belum pernah melakukan akuisisi besar selama 25 tahun berdiri. Akan ada resiko bila semua teknologi BlackBerry dan para teknisinya di Kanada terintegrasi dengan Huawei. Terlebih, beberapa waktu lalu parlemen Amerika Serikat menuduh Huawei sebagai ancaman keamanan nasional karena memiliki kedekatan dengan pemerintah Cina. Hal ini semakin tidak mungkin, akusisi BlackBerry bakal terjadi. Juru bicara Huawei menolak berkomentar atas spekulasi pembelian BlackBerry ini.

Berbeda dengan Huawei, Lenovo tanpa malu mengatakan, akuisisi diperlukan untuk menumbuhkan bisnis smartphone. Lenovo sendiri pada 2005 silam telah mengakuisi  International Business Machines (IBM). Sayangnya, juru bicara Lenovo juga enggan berkomentar menyoal pembelian BlackBerry.

“Itu selalu menjadi tujuan Kami untuk menemukan perusahaan yang, jika terintegrasi dengan Lenovo, secara efektif akan menopang pertumbuhan organik perusahaan dan menghasilkan sinergi baru yang meningkatkan bisnis kami secara keseluruhan, serta pengembalian modal.” ujar juru bicara Lenovo menyiratkan.

Kepala unit penelitian teknologi CLSA Asia Pasifik, Nicholas Baratte pesimis, Lenovo bakal tertarik membeli BlackBerry. Menurutnya, BlackBerry tidak memberi keuntungan yang cukup bagi Lenovo. Ini mengingat BlackBerry tidak lagi memiliki kekuatan yang jelas dan pangsa pasar pun terus anjlok dengan cepat. “Segala upaya pembeli Cina untuk mengintegrasikan operasi perusahaan bermanajemen buruk itu, terlampau rumit dan berbiaya besar,” ungkapnya terang-terangan.

Bahkan Ia mengatakan, paten teknologi yang dimiliki BlackBerry sudah semakin uzur. Berbagai manfaat paten teknologi BlackBerry dengan cepat memudar dimakan zaman. Selain itu, lanjut Baratte, basis pelanggan korporoasi yang menggunakan BlackBerry makin menyusut karena tergantikan dengan perangkat Android dan iPhone. “Sangat sulit untuk menilai bisnis yang dimiliki BlackBerry saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah media asal Kanada memperkirakan, skenario paling mungkin bagi BlackBerry ialah menjadi perusahaan tertutup atau go-private. Koran Kanada, Globe And Mail pada Senin kemarin mengabarkan, perusahaan investasi Fairfax Financial Holdings, pemegang saham 10 persen di Blackberry, sedang melakukan pembicaraan dengan ekuitas swasta dan para pemain industri IT untuk membeli semua saham BlackBerry.

Masalahnya adalah, apakah BlackBerry memang layak dibeli?

Sumber: Blog WSJ

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…