Pendapatan Indosat Semester 1 Naik 14,2 Persen

Author
Ozal
Reading time:
August 12, 2013
indosat

Salah satu provider telekomunikasi terbesar di Indonesia, Indosat berhasil membukukan pendapatan pada semester pertama tahun ini sebesar 11,7 triliun. Angka tersebut naik 14,2 persen dari tahun lalu periode yang sama sebesar Rp 10,2 triliun.

Pertumbuhan pendapatan ini ditopang oleh meningkatnya jumlah pelanggan seluler Indosat menjadi 58,8 juta atau naik 10,9 persen dari 50,9 juta pelanggan. Perusahaan analis Moody Investor Service mengatakan, pendapatan rata-rata yang didapat tiap penggunanya (ARPU) naik 3 persen dari tahun lalu. Dari RP 26.600 menjadi Rp 27.300 tiap pelanggan.

Kendati demikian, margin EBITDA (laba bersih yang ditambahkan kembali dengan beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) Indosat dilaporkan mengalami sedikit penurunan. Dari 47,3 persen pada tahun lalu periode yang sama menjadi 47,3 persen. Itu disebabkan, meningkatnya biaya operasional dalam memperluas jaringan layanan data Indosat.

indosat 2

“Selama satu sampai dua tahun ke depan, Kami mengharapkan kontraksi moderat dalam margin karena peningkatan marjin pendapatan dari layanan data rendah,” kata Yoshio Takahashi, Asisten Wakil Presiden dan Analis Moody, dilansir dari Cellular-News.

Sementara itu, belanja modal (Capex) Indosat pada semester pertama 2013 ini sebesar Rp 5,4 triliun. Sebanyak 80 persen dari angka itu, digunakan untuk memodernisasi jaringan seluler Indosat. Ini guna mendukung permintaaan data yang semakin meningkat di masa depan nanti. Pada akhir tahun nanti, Moody memproyeksikan, belanja modal Indosat bisa mencapai Rp 8 triliun. Menurutnya, dana tersebut untuk memperluas jaringan 3G di berbagai daerah di Indonesia, di mana Indosat masih tertinggal dari para pesaingnya.

“Tingginya belanja modal untuk layanan 3G akan melemahkan metrik arus kas. Namun, situasi ini terkandung sebagai belanja modal yang akan hampir tertutupi oleh arus kas operasi” kata Takahashi yang juga merangkap anaslis Moody untuk Indosat.

Hingga saat ini, dari berbagai sumber, perusahaan yang 65 persen sahamnya dimiliki Ooredoo Qatar itu, telah memiliki menara pemancar sinyal (BTS) sebanyak 22.449 unit. Itu meliputi 17.686 unit BTS 2G dan 4.781 unit BTS 3G. Trafik SMS pun naik 9,5 persen dari tahun lalu periode yang sama menjadi 136 juta SMS. Begitupun juga trafik layanan data ikut meningkat, dari 6.663TB menjadi 11.161 TB.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…