Samsung Berusaha Jalin Kemitraan Dengan Toyota dan Nissan

Author
Ozal
Reading time:
August 16, 2013
Samsung 2

Samsung Electronics tengah berusaha menjalin kemitraan dengan dua produsen mobil papan atas asal Jepang, Toyota dan Nissan. Itu dilakukan agar raksasa Korea Selatan itu dapat memperluas wilayah bisnisnya ke pasar chip khusus industri otomotif.

“Samsung Electronics memiliki rencana bisnis terperinci untuk mengembangkan chip untuk sistem jaringan di kendaraan, serta chip yang akan digunakan dalam sistem hiburan di mobil,. Kami sedang dalam pembicaraan dengan pembuat mobil utama di Jepang, termasuk Toyota dan Nissan,” kata seorang eksekutif senior di Samsung yang enggan menyebutkan namanya, dilansir harian The Korea Times.

Bila Samsung berhasil menjalin kemitraan dengan pabrikan mobil papan atas tersebut, maka ini bisa menjadi salah satu prestasi terbesar, sejak perusahaan mulai fabrikasi chip logika. Saat ini, sistem hiburan yang ada di sedan mewah masih didominasi oleh Intel.

Langkah ekspansi bisnis chip ini guna mencari klien baru setelah Apple, sebagai pelanggan terbesar Samsung, mulai memotong ketergantungan pasokan chipnya. Ini juga sebagai upaya melindungi perusahaan dari “Risiko Klien”. Sehingga, perlu adanya diversifikasi portofolio klien dalam chip memory dan aplikasi. Pihaknya pun juga dalam proses membujuk produsen mobil senegaranya, Hyundai untuk hal yang sama.

“Industri otomotif adalah target Samsung berikutnya dalam bisnis chip. Sebab, mereka mesti dipercaya oleh pemasok chip yang dapat menjamin komitmen output, harga yang lebih baik, dan pengiriman tepat waktu. Samsung memiliki posisi yang baik. Oleh karena itu, diskusi dengan orang-orang pembuat mobil Jepang sedang berlangsung,” kata pejabat tersebut.

Samsung

Samsung pun diprediksi bakal berusaha keras menjual chip logika untuk sistem hiburan di mobil Toyota dan Nissan. Walau ranahnya otomotif, namun ini bukan hal yang baru bagi Samsung. Pihaknya optimis, CPU Exynos-Series yang dibangunnya tidak berbeda dengan rancangan ARM. “Kuncinya adalah bahwa manufaktur teknologi chip logika Samsung telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah pasar di mana kita tidak mau kehilangan,” tambahnya.

Kendati demikian, raksasa pemasok chip tersebut masih perlu banyak waktu guna memasok chip logika untuk mesin, kontrol tubuh lainnya, dan bahkan jaringan di dalam kendaraan. Sebab, chip otomotif membutuhkan kehandalan besar dan juga, mesti mampu meningkatkan keselamatan mobil dan penumpangnya.

“Memimpin pembuat mobil menginvestasikan dana besar dalam kendaraan listrik di tengah inisiatif pemerintah untuk berbagai proyek ramah lingkungan, berarti akan ada permintaan baru untuk hemat energi dan tegangan tinggi dalam manajemen chip. Samsung sangat menyadari hal itu,” imbuhnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…