Trik Modifikasi MSI Afterburner 3.0.0 Beta 14: Dapatkan Voltase Lebih Tinggi

Benchmark – 3DMark Fire Strike Extreme

FSE

Sekarang mari kita melakukan benchmark untuk melihat peningkatan overclockability yang kita dapat dari ekstra voltase. Benchmark yang kita pakai adalah 3DMark Fire Strike Extreme (Nilai default GTX 780 Gaming : 4484).

DSC00521s

Tanpa modifikasi, dengan penambahan voltase normal (+37mV : total 1.199V), kami mendapat hasil overclocking maksimal pada GPU sebesar +130Mhz , 1176Mhz Max. boost Clock, dan mendapat skor 4858. Lengkapnya bisa dilihat dibawah ini :

OC_1s
*klik untuk memperbesar*

 

Selanjutnya, dengan modifikasi afterburner, kami bisa menggunakan voltase diatas 1.2V yakni 1.225V, dan mendapat Clock GPU sebesar 1228Mhz (Max. Boost Clock). Pada  Clock seperti ini, skor 3DMark kami meningkat pada 4923. Bisa dilihat dibawah ini :

OC_2s
*klik untuk memperbesar*

 

Kami melanjutkan dengan meningkatkan clock memori  ke 1600Mhz,  Skor meningkat lagi menjadi 4994.

OC_3s
*klik untuk memperbesar*

 

Berikutnya, kami mencoba menjalankan GPU lebih kencang lagi di 1254Mhz (Max. boost Clock) dengan voltase 1.25V, namun mendapat hasil sedikit lebih rendah, yakni 4947.

OC_3as
*klik untuk memperbesar*

Clock lebih tinggi namun skor lebih rendah ini disebabkan karena GPU GTX 780 yang kami gunakan menurunkan clocknya karena sudah melebihi Power Limit(yang kami set di 103%, maksimum di card ini). Menggunakan voltase 1.25V dan max. boost clock sebesar 1254Mhz membuat GPU melebihi power limit ini dan menurunkan clocknya pada keadaan tertentu. Perlu diingat, ini terjadi karena benchmark 3DMark Fire Strike Extreme yang kami gunakan memberi beban GPU yang sangat berat, hingga power limitnya tercapai di 1.25V @ 1254Mhz.

Pada umumnya, game 3D tidak memberi load sebesar 3DMark Fire Strike Extreme, sehingga bisa jadi GPU ini masih bisa menjalankan clock 1254Mhz tanpa melewati power limitnya.

Berikut ini hasil keseluruhan Eksperimen kami dengan modifikasi voltase pada afterburner.

GTX780_Score Graph

 

Sebagai tambahan, anda yang melakukan modifikasi ini perlu memperhatikan suhu GPU dan juga suhu VRM(voltage regulator module) saat VGA beroperasi. Menurut pengamatan kami dengan non-contact thermometer, pada saat beroperasi dengan voltase 1.25V @ 1254Mhz, suhu bagian belakang PCB VGA dimana bagian MOSFET GPU terpasang tercatat cukup tinggi, yakni 61.8 C.

DSC00510s

Suhu diatas 60 C ini bisa dibilang tinggi karena kami tidak menggunakan casing dan suhu ambient yang agak rendah (25 C). Pastikan bahwa anda tidak menggunakan voltase yang terlalu tinggi agar tidak merusak VGA yang anda pakai.

 

Kesimpulan

MSI780Gaming

Dengan sedikit modifikasi, anda bisa membuka limitasi voltase lebih jauh lagi pada VGA dengan kontroller voltase NCP4206. MSI GTX 780 yang kami gunakan tadinya memiliki limit voltase sekitar 1.2V, namun dengan modifikasi, opsi hingga 1.3V sekarang tersedia. Tentunya, ekstra voltase ini bisa digunakan untuk mencapai clock yang lebih tinggi. Di berbagai forum diskusi online, kami melihat banyak  pengguna GTX 780 mengalami kesulitan menembus clock 1200Mhz (max. boost clock) dengan voltase stock, namun dengan  modifikasi voltase ini, clock 1200-1250 Mhz bukanlah hal yang mustahil dicapai.

Secara umum, anda bisa mendapat ekstra 30-50 Mhz dari GPU anda dari peningkatan voltase ini, setidaknya sebelum anda dibatasi oleh Power Limit pada VGA.

Bagi anda yang memiliki VGA yang kompatibel dengan modifikasi ini, kami ucapkan selamat bermain-main dengan VGA anda untuk mencapai clock lebih tinggi, dan jangan lupa untuk menjaga suhu VGA tetap rendah. Feel free to comment & share pencapaian overclocking VGA anda dengan modifikasi ini di bagian Comment. Sampai jumpa di artikel kami yang berikutnya, Keep Pushing It!

DSC00525s

 

 

 

 

 

 

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Bodi Zyrex D-Tech Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Pilihan…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Bodi Dell Pro 14 Essential Form Factor Clamshell Material Polikarbonat…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Bodi Lenovo IdeaPad Pro 5a Form Factor Clamshell Material Aluminum…

Gaming

July 22, 2026 - 0

FBI Tangkap Pelaku di Balik Game Steam Berisi Malware Pencuri Kripto

FBI menangkap pria asal Florida yang diduga menyebarkan game Steam…
July 22, 2026 - 0

Nintendo Perlihatkan Joy-Con Baru dengan Baterai yang Bisa Diganti Sendiri

Nintendo perlihatkan Joy-Con baru untuk kedua Switch, dengan baterai yang…
July 22, 2026 - 0

Bug di Black Ops Membuat Teman Satu Party Menjadi Tim Lawan

Pemain Call of Duty: Black Ops di PS4 dan PS5…
July 22, 2026 - 0

Valve Tegaskan Steam Machine Tak Butuh Game Eksklusif

Valve menegaskan Steam Machine tidak akan memiliki game eksklusif, dan…