Bos Samsung Mulai Khawatir Pasca Nokia Dicaplok Microsoft

Author
Ozal
Reading time:
September 19, 2013
Samsung 2 (3)

CEO Samsung Group, Lee Kun-hee, baru-baru ini memerintahkan para pejabat seniornya untuk mengembangkan strategi bisnis baru untuk masa depan bisnis smartphone mereka. Desakan itu datang setelah Microsoft memutuskan untuk mengakuisisi bisnis ponsel Nokia senilai US$ 7,2 miliar.

Pihaknya telah mempelajari strategi bisnis baru dari berbagai perspektif guna mengatasi masalah portofolio bisnis yang ditujukan ke bisnis nirkabel pada tahun ini. Di bawah komando Lee langsung, Samsung telah mulai melakukan proses pembangunan dan pengembangan dari awal. Hal ini dilakukan tak lepas dari kekhawatiran Lee terhadap Nokia yang mungkin akan menyainginya bila di tangan Microsoft.

Bahkan Lee menginstruksikan pejabatnya di divisi perencanaan strategis Samsung Group guna merumuskan berbagai langkah penyelamatan perusahaan. Ia mengatakan, seperti dilansir media lokal MK Business News, “Lihatlah, bagaimana Nokia telah dicaplok Microsoft. Samsung Electronics perlu merenungkan area bisnis yang akan mendatangkan sumber pendapatan dan pengaturan program yang sesuai,”

Samsung (2)

Divisi perencanaan strategis Samsung Electronics yang dipimpin Chi Young-Cho ini akan bertanggung jawab penuh atas proses eksplorasi strategi bisnis yang baru, serta menjalin kemitraan dengan divisi Consumer Electronics dan IT & Mobile Communications. Tanggung jawab itu bakal segera dilakukan bila petinggi sudah memberikan mandat “mendesak”.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini juga telah menikmati keuntungan pendapatan dengan rekor tertinggi, mendekati angka 10 triliun won (US$ 9,2 miliar) tiap tiga bulan sekali. Bisnis ponsel mereka telah menyumbang 70 persen dari keseluruhan pendapatan Samsung.

Intruksi Lee ini berfokus ke arah masa depan Samsung Electronics, anak perusahaan yang selama ini memperkuat bisnis Samsung Group. Ia ingin memastikan, perusahaan teknologinya itu dapat bertahan dalam jangka menengah hingga jangka panjang nanti.

Mungkinkah bos Samsung ini terlalu takut akan kejayaan “HP sejuta umat” Nokia di masa silam kembali terulang?

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…
April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…
April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…