NSA Mampu Retas Smartphone Populer

Author
Ozal
Reading time:
September 12, 2013
National Intelligence Director John Negroponte past a video screen at National Security Agency at Fort Meade

Bukan hanya penjahat cyber, lembaga intelejen pemerintah sekaliber Amerika Serikat pun tertarik meretas smartphone pengguna. Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat dilaporkan telah berhasil memecahkan kode keamanan di beberapa platform smartphone populer yang ada di pasaran, yakni Apple iPhone, Blackbery, dan perangkat Android. Hal itu memungkinkan lembaga tersebut dapat mengakses data pengguna di smartphone-nya.

Demikian dikatakan majalah mingguan Jerman, Der Spiegel terhadap dokumen rahasia yang ditemukannya. Dokumen itu menyatakan, NSA dapat menyadap data paling sensitif yang ada di smartphone pengguna, termasuk daftar kontak, lalu lintas SMS, catatan, dan informasi tentang lokasi tempat tinggal pengguna.

Dokumen-dokumen ini juga menunjukan, NSA telah membentuk unit kerja khusus untuk menangani setiap sistem operasi pada smartphone. Itu bertujuan untuk mendapatkan akses data rahasia besutan pabrikan smartphone. Selain itu, NSA juga mampu menyusup ke komputer pengguna saat sedang disinkronisasikan ke iPhone mereka.

NSA

Selain itu, dokumen tersebut juga sempat berkisah, pihak NSA pernah berhasil menyusup ke BlackBerry yang dikenal sangat aman pada 2009-210 silam. Mereka berhasil “melihat dan membaca trafik SMS” serta mengakses sistem email BlackBerry. Ini bisa menjadi petanda buruk bagi BalckBerry yang sering berkampanye tentang perangkat smartphone paling aman di dunia ketimbang paltform lain. Juru bicara BlackBerry hanya mengatakan, perusahaan tidak pernah bekerja sama dengan pemerintah AS melalui “Jalur pintu belakang ke platform kami,”.

Der Spiegel juga mengindikasi, kegiatan memata-matai smartphone belum menjadi fenomena massal. Kebanyakan kegiatan mata-mata pemerintah lebih difokuskan ke lalu lintas yang ada dunia maya maupun terbatas pada smartphone perorangan saja, tidak langsung ke vendornya.

Sebelumnya, mantan anggota NSA, Edward Snowden membocorkan sejumlah dokumenen penting bahwa dua penyedia email terbesar, Yahoo dan Google menjadi sasaran NSA untuk dimata-matai. Selain itu, NSA bersama badan intelejen di Inggris (GCHQ) dilaporkan telah berhasil memecahkan teknologi yang digunakan untuk mengenkripsi layanan internet, seperti e-banking, data medis, dan email. Program mata-mata NSA itu diklaim telah menghabiskan dana sekitar US$ 250 juta.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…