Pasca Kebakaran, Hynix Mulai Lanjutkan Sebagian Operasinya

Author
Ozal
Reading time:
September 13, 2013
An employee of Hynix walks at the company's main office building in Seoul

Produsen chip memory terbesar kedua di dunia asal Korea Selatan, SK Hynix menegaskan, salah satu pabriknya yang terbakar di Cina pekan lalu kini telah melakukan sebagian operasinya kembali. Sebagian pihak sempat khawatir Hynix yang memiliki pangsa pasar chip memory global 30 persen ini akan menaikkan harga produknya akibat bencana tersebut.

“Setelah pemeriksaan keamanan, kami telah kembali melakukan operasi dari salah satu lini manufaktur yang tidak terpengaruh oleh kebakaran pekan lalu,” kata juru bicara perusahaan, Son Kyung-bae, dilansir harian The Korean Times.

Sekedar informasi, pada 4 September lalu dini hari hari pukul 03.50 waktu setempat, pabrik Hynx yang ada di Wuxi, Cina telah dilalap api. Kebakaran itu terjadi di area fasilitas pemurnian udara yang ada di sekitar atap pabrik. Akibat itu, sembari menunggu hasil pengecekan dampak bencana, keseluruhan operasi pabrik langsung dihentikan selama beberapa hari.

Son mengatakan, Hynix secara efektif telah bekerja sama dengan pihak otoritas Cina guna menormalisasi manufaktur yang terkena dampak langsung dari kebakaran tersebut. “Di bawah pengawasan ketat oleh pihak berwenang Cina, kami sedang memeriksa kondisi peralatan, suku cadang, dan utilitas. Kami berusaha keras untuk melanjutkan operasi penuh secepat mungkin,” kata juru bicara tersebut.

hynix 2

Hingga saat ini, pabrik tersebut memasok sekitar 12 hingga 15 persen dari empat pabrik yang dimiliki Hynix di Cina, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Pihaknya menjadi salah satu pemasok terbesar Apple untuk keperluan memory iPhone, iPad, dan Mac. Selain Apple, ada Huawei dan ZTE yang juga turut ambil bagian membeli chip Hynix, khususnya yang ada di pabrik Cina tersebut.

Beberapa sumber mengatakan, setidaknya butuh waktu sekitar sepuluh hari guna menormalisasi pabrik. Pihaknya bersikeras kecelakaan itu tidak akan berdampak serius terhadap pasokan chip global Hynix. Mereka pun tidak ingin pangsa pasarnya direbut Samsung yang saat ini ada di posisi pertama dengan pangsa sebesar 32,7 persen dan di posisi ketiga, Micron sebesar 12,9 persen.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…