Saham Yahoo Cetak Rekor Tertinggi Sejak 5 Tahun Terakhir

Author
Ozal
Reading time:
September 17, 2013

Akhirnya, harga saham raksasa internet Yahoo telah tembus mencapai angka US$ 30 per lembar pada awal perdagangan Kamis kemarin. Bagi Yahoo, ini pertama kalinya saham mereka berada di angka tersebut sejak lima terakhir ini. Pada 2008 silam, saat Amerika Serikat masih dipimpin Presiden George W. Bush dan Apple belum meluncurkan App Store Mobile, Yahoo masih menikmati harga sahaamnya di atas US$ 30.

Yahoo 2

Peningkatan harga saham Yahoo tersebut lebih dari dua kali lipat semenjak bos cantik Marissa Mayer mengambil alih kepemimpinan Yahoo pada pertengahan tahun lalu. Keuntungan yang didapatkan Yahoo tak terlepas dari keberhasilan perusahan e-commerce Cina, Alibaba, di mana Yahoo memiliki saham sekitar sekitar 24 persen.

Selama pengumuman kinerja pendapatan kuartal kedua pada Juli lalu, Yahoo mengungkapkan pendapatan Alibaba telah meningkat hingga 71 persen dari tahun lalu menjadi US$ 1,3 miliar dan laba bersih hampir tiga lipat menjadi US$ 680 juta. Beberapa laporan analis sempat menyarankan agar Alibaba segara melakukan penawaran umum saham perdana (IPO). Tampaknya bila terjadi demikian, Yahoo siap berinvestasi besar-besaran melalui IPO tersebut.

Kenaikan harga saham Yahoo ini merupakan peraihan luar biasa di saat banyak pihak memandang bisnis intinya masih relatif stagnan alias mandek. Pada pengumuman kuartal terbaru nanti, Yahoo diperkirakan akan melaporkan pendapatan sebesar US$ 1,07 miliar atau turun tujuh persen dibanding kuartal sama pada tahu lalu.

Saat ini, pengguna aktif bulanan layanan internet Yahoo telah mencapai sekitar 800 juta atau meningkat 20 persen semenjak Mayer mengambil alih jabatan CEO. Pihaknya pun juga telah memperkenalkan logo terbarunya, guna meraih perhatian pengguna internet di tengah stagnannya email, mesin pencari, dan layanan mereka lainnya yang sedang lesu.

Sekedar informasi, pada 2008 silam saat harga saham Yahoo mencapai puncaknya, yakni US$ 33 per lembar. Raksasa teknologi paling berpengaruh di dunia, Microsoft sempat melakukan penawaran akuisisi. Namun, Yahoo yang pada waktu itu masih dikemudikan CEO Jerry Yang menolak tawaran tersebut. Banyak investor cemas, ketika Jerry yang menjadi salah satu pendiiri Yahoo itu menyatakan tak tertarik bergabung dengan Microsoft.

(Sumber: Mashable)

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 17, 2026 - 0

Hell Let Loose: Vietnam Pamer Gameplay Baru via Trailer Beta Test

Hell Let Loose: Vietnam tampilkan trailer gameplay baru sekaligus umumkan…
April 17, 2026 - 0

Assassin’s Creed: Black Flag Resynced Akan Rilis Pada Juli 2026

Ubisoft tetapkan tanggal rilis Assassin’s Creed: Black Flag Resynced pada…
April 17, 2026 - 0

Marvel’s Wolverine Janjikan Info Baru Pada Musim Semi Ini

Insomniac Games janjikan akan ada informasi baru seputar Marvel's Wolverine…
April 17, 2026 - 0

Phantom Blade Zero Kenalkan Sistem “Honor” yang Pengaruhi Cerita Utama

Tim developer Phantom Blade Zero kembali buka sedikit misteri baru…