Vacuum Cleaner Samsung Hadapi Tuntutan Hak Paten

Author
Cerira
Reading time:
September 17, 2013

Tak hanya produk smartphone dan tabletnya saja yang tak henti-hentinya tersandung kasus hak paten. Baru-baru ini perusahaan pembuat vacuum cleaner bernama Dyson pun menuntut Samsung atas desain vacuum cleaner yang diperkenalkan Samsung sebagai sistem Motion Sync di ajang IFA awal bulan lalu. Dyson menuduh Samsung telah mencuri ide tersebut dari mekanisme serupa yang sudah dipatenkannya sejak tahun 2009.

vacumm

Menurut laporan yang dirilis BBC, perusahaan pembuat vacuum cleaner asal Inggris, Dyson, mengajukan tuntutan kepada Samsung karena dinilai telah menggunakan sistem kemudi yang sudah dipatenkannya, dalam produk vacuum cleaner terbaru Samsung yang disebut dengan Motion Sync yang diumumkan di ajang IFA lalu. Menurut pendiri Dyson, Sir James  Dyson, hal ini terlihat seperti penjiplakan terang-terangan dimana Samsung memiliki banyak pengacara hak paten sehingga dia merasa sangat sulit untuk tidak percaya bahwa ini adalah pelanggaran yang disengaja atau benar-benar nekat dari paten yang dimiliki Dyson.

Dyson sendiri memiliki sejarah ‘perang’ paten dengan Samsung dan rivalnya yang lain, dan bahkan pernah memenangkan kasus terhadap Samsung pada tahun 2009 dimana pengadilan memutuskan Samsung bersalah melanggar paten pada mekanisme penyedotan super-powerful milik Dyson sehingga Dyson memenangkan uang sebesar 600 ribu poundsterling untuk kasus tersebut. Dyson juga pernah menuntut perusahaan Hoover, Vax dan Bosch pada paten teknologi yang diciptakannya dan berhasil memenangkan kasus tersebut di pengadilan.

vacum_samsung

Pada kasus terakhir ini, bisa dikatakan bahwa Samsung kembali mencuri ide dari paten tahun 2009 milik Dyson, yakni sistem kemudi-cepat yang akan memungkinkan penyedot debu memutar secara mudah daripada harus membuat putaran yang kikuk dengan roda-rodanya. Sistem yang diperkenalkan Samsung sebagai Motion Sync tersebut juga menggunakan sistem yang memisahkan bodi dari roda untuk membuatnya bisa berputar dengan cepat. Dyson sendiri belum menyatakan apakah mereka akan menuntut biaya paten atau melakukan larangan secara penuh pada produksi produk vacuum cleaner terbaru dari Samsung tersebut.

Menanggapi tuntutan ini, Samsung menyatakan menolak dan menurut juru bicaranya, Samsung akan mengambil semua langkah yang diperlukan, termasuk tindakan hukum, untuk melindungi inovasi teknologi mereka terhadap klaim yang diajukan Dyson.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…