WD SE Diluncurkan: Inilah Wawancaranya!

Reading time:
September 10, 2013

Pada hari Jumat tanggal 6 September 2013 yang lalu, Western Digital meluncurkan hard disk enterprise terbaru mereka, WD SE. Hard disk yang satu ini ditujukan untuk entry level server. WD SE pun juga ditujukan untuk sebuah server yang menggunakan 6-24 bay. Lalu bagaimana dengan hard disk WD enterprise lainnya? Untuk hal tersebut, kami telah mewawancarai bapak Harianto Karim sebagai wakil dari Western Digital Indonesia.

Hari

Jagatreview (JR): Untuk pertanyaan pertama, kira-kira WD SE ini akan dijual pada kapasitas berapa?

Bapak Harianto Karim (WD): akan ada 2, 3, dan 4 TB yang akan dijual. Ketiganya akan tersedia mungkin pada akhir bulan. Kami juga akan memasukkan WD XE dengan ukuran 300 GB dan 900 GB. 300 GB nanti juga akan masuk ke entry level server dan 900 GB untuk hi end server.

JR: Bagaimana WD mengedukasi para pengguna untuk menggunakan hard disk enterprise khusus untuk server mereka?

WD: Kita lakukan seminar, edukasi, ada juga flyer-flyer, dan juga melakukan partner dengan produsen NAS. Kita akan membuktikan bahwa misalnya untuk NAS, hard disk-nya berbeda dengan desktop. Kita mau mengedukasi dan memberikan informasi langsung melalui seminar agar dapat melakukan demonstrasi.

JR: Bagaimana peran WD Indonesia dalam membantu produsen NAS di Indonesia?

WD: Dari pihak WD sudah ada kerjasama langsung dengan produsen NAS. Saat mereka memproduksi sebuah produk baru, kita langsung memberikan demo kompatibilitas apakah hard disk kami bisa digunakan pada NAS mereka atau tidak.

JR: Yang ada sekarang ini, beberapa produsen malah masih menggunakan WD Green maupun Black. Padahal WD Red sudah tersedia.

WD: Memang. Saya rasa memang beberapa user dan produsen belum mendapatkan edukasi mengenai hal ini. Hal tersebut dikarenakan besarnya Indonesia dan minimnya pengetahuan para penjual dalam memperkenalkan penggunaan hard disk khusus untuk server pada NAS.

JR: Untuk WD RE yang menggunakan interface SAS sudah masuk ke Indonesia?

WD: Kita sedang memasukkan WD RE SAS ke Indonesia. Untuk yang SAS memang tidak sebanyak yang SATA, tetapi kita sudah ready.

JR: Bagaimana saat WD enterprise saat terjadi kerusakan? Apakah akan diservice di Jakarta atau dikirim ke luar?

WD: Untuk kerusakan, kita akan langsung mengirimkan ke RMA service point kita di Singapura. Saat ini sudah ada dua service point di ASEAN, yaitu di Singapura dan Vietnam. Untuk melakukan service harus digunakan ruangan vacuum atau hampa udara. Mungkin di Indonesia belum ada yang memadai.

JR: Untuk WD XE, apakah WD Indonesia memasukkannya sesuai pesanan atau memang melakukan stok?

WD: Kita sudah pasti ada pesanan dari beberapa perusahaan, tetapi kita sudah pasti melakukan stok untuk WD XE ini. Terakhir, kami memiliki banyak stok yang memang habis dalam waktu singkat.

JR: Karena segmentasi XE, RE, dan SE, WD Indonesia cukup berani mengambil resiko dengan memasukkan dalam jumlah banyak. Padahal banyak yang masih menggunakan hard disk desktop.

WD: Sebenarnya kita sudah melakukan studi masalah hal ini. Sering kita pas keluar kota, ketemu sama DIY server, tiba-tiba mereka minat 30 unit hard disk enterprise. Nah, hal ini sering terjadi. Untuk hal tersebut tentu kita butuh memiliki persediaan agar kita ready untuk para peminat.

JR: Peminat terbanyak di daerah mana?

WD: Pulau Jawa sudah pasti terbanyak dan Jakarta karena menjadi pusat bisnis, kontribusinya paling besar dalam menjadi peminat hard disk kami

JR: Untuk garansinya bagaimana?

WD: Blue dan Green memiliki garansi dua tahun, Black memiliki garansi lima tahun, Red bergaransi tiga tahun. Nah untuk XE, RE, dan SE semua limited lima tahun. Setahun pertama standar kami adalah one to one replacement.

JR: Distributor resminya siapa saja pak?

WD: Untuk internal distributor kita adalah Sarandra, WPG, dan juga Astrindo Senayasa.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…