AS Akan Buat RUU Anti Jual Beli Ponsel Curian

Author
Ozal
Reading time:
October 21, 2013

Nilai jual kembali smartphone bekas di Amerika Serikat cukup tinggi. Ini yang kemudian menjadi salah satu pemicu pencurian smartphone di AS makin meningkat. Guna mengatasi hal tersebut, parlemen AS berniat untuk membuat peraturan baru .

Pencurian

Senator Jeffrey D. Klein, anggota parlemen dari Partai Demokrat berencana untuk memperkenalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dapat mengilegalkan bisnis jual beli smartphone bekas, bila seandainya seseorang menjual smartphone namun tanpa dilengkapi bukti kepemilikan sah. RUU ini ditujukan kepada pedagang yang biasa menjual smartphone bekas dan merangkap menjadi penadah perangkat curian.

“Tujuan dari undang-undang ini ialah untuk membuat takut pengecer smartphone pasar gelap agar keluar dari bisnis yang mengerikan ini. Jika Anda seorang pengecer ingin mendapat beberapa tambahan dolar dengan menjual ponsel curian, maka sekarang Anda akan berpikir dua kali, sebelum membuat Anda untuk membayar smartphone yang ilegal itu,” ujar Klein, dilansir The New York Times.

RUU ini diharapkan dapat memberi penjelasan bagi siapa saja yang hendak membuka usaha jual beli smartphone, mesti menerima data kepemilikan smartphone, termasuk nomor seri perangkat tersebut. Jika penjual tidak bisa menunjukan datanya, maka mereka siap menghadapi tuntutan denda hingga hukuman kurungan.

Klein menambahkan, RUU ini tidak berlaku bagi orang yang menjual smartphone-nya kepada pihak individu, seperti teman atau anggota keluarganya sendiri. Namun bila pihak individu itu ternyata membuka usaha jualan ponsel bekas, maka smartphone yang dibeli dari kenalannya mesti disertai tanda terima dan data lainnya.

Ia juga mengusulkan melalui RUU tersebut agar vendor maupun pengguna smartphone menginstalasi aplikasi pihak ketiga yang mampu memberantas pencurian perangkatnya. Sebagai contoh, Apple pada September lalu merilis iOS 7 yang dilengkapi sistem baru anti pencurian. Itu memungkinkan iPhone bisa langsung menghapus data dan mati secara otomatis, bila perangkatya telah dicuri.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…