[PR] Mempercepat Transformasi Bisnis Dengan Fast Data
![[PR] Mempercepat Transformasi Bisnis Dengan Fast Data 1 Chin Ying Loong, Vice President, Fusion Middleware, ASEAN](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/10/Chin-Ying-Loong-500x750.jpg)
Perusahaan terus-menerus menemukan cara untuk mengubah bisnis mereka secara radikal, inovatif, dan berbeda dari yang lain. Kini, banyak konsumen teknologi informasi dan bisnis menghadapi skenario dimana mereka harus mencari informasi yang mutakhir untuk membuat keputusan bisnis penting dengan lebih baik. Dalam banyak kasus, transformasi informasi yang berujung pada transformasi dimungkinkan oleh Big Data.
Tidak heran mengapa Big Data adalah topik yang banyak dibicarakan saat ini. Tidak diragukan lagi, banyak sekali peluang yang ditawarkan dari diolahnya kumpulan data yang berjumlah besar dan dan kompleks ini. Negara-negara maju kini semakin banyak menggunakan teknologi yang melibatkan banyak data untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan. Sebagai salah satu contoh, pemerintah Singapura baru-baru ini memantapkan diri untuk menjadi Pusat Big Data di Asia Tenggara.[1]
Faktanya adalah, Big Data umumnya difokuskan pada situasi di mana data telah dikumpulkan dan disimpan. Dengan luar biasa besarnya jumlah informasi real-time yang dihasilkan setiap milidetiknya, muncul kebutuhan atas sebuah solusi yang dapat mengelola cepatnya arus Big Data, tanpa mengabaikan keakuratan hasil real-time. Di sinilah Fast Data berperan.
Mengenal Fast Data dan bagaimana penerapannya di bidang perindustrian di Singapura
Fast Data adalah akses dan pengolahan peristiwa dan data real-time secara terus-menerus demimendapatkan kesadaran dan tindakan instan.[2] Hal ini, pada kenyataannya, merupakan sebuah penunjang Big Data dalam mengelola data dengan jumlah besar secara real-time. Fast Data dapat memanfaatkan sumber Big Data sekaligusmenambahkan komponen real-time untuk dapat mengambil tindakan pada peristiwa dan informasi bahkan sebelum mereka memasuki sistem Big Data. Dengan menyortir data dalam waktu yang lebih singkat perusahaan dapat menganalisa dan bertindak lebih cepat. Contoh penerapan Fast Data yang efektif misalnya pada sebuah maskapai penerbangan. Maskapai dapat memastikan bahwa tas yang tepat sudah dimuat dengan lebih akurat, memastikan penerbangan meninggalkan gerbang dan lepas landas tepat waktu, dan memastikan pengelolaan operasional penerbangan secara otomatis dan lebih cerdas. Pemerintah atau sentral kota dapat mengoptimalkan Fast Data untuk menghubungkan dan menyaring sejumlah besar peristiwa sebagai koleksi data yang komprehensif dan real-time sehingga dapat digunakan untuk analisis manajemen lalu lintas secara real-time, analisis forensik, sejarah perjalanan kendaraan, arus lalu lintas, area yang berseiko tinggi untuk kejahatan, dan seterusnya.
Semakin biasanya peningkatan volume data di banyak sektor industri, nilai dari diterapkannya strategi data yang cepat sebagai solusi end-to-end akan menjadi lebih jelas. Contohnya, Teknologi Terbaru IDC Big Data dan perkiraan pasar jasa menunjukkan bahwa seluruh dunia teknologi Big Data dan layanan pasar akan tumbuh 31,7% pada compound annual growth rate (CAGR)- sekitar tujuh kali tingkat informasi secara keseluruhan dan pasar teknologi komunikasi-. dengan pendapatadn mencapai $238 Milyar pada tahun 2016.[3] Jelas, ini merupakan indikasi bahwa volume, variasi dan konsekuensi kecepatan data sedang meningkat.
Dewasa ini, hampir setiap orang berperan dalam perkembangan Fast Data. Semakin banyak data real-time yang direkam dengan timbulnya perangkat mobile dan platform media sosial. Bagi perusahaan, kemampuan untuk mendapatkan wawasan dari data seperti ini memberikan mereka keunggulan penting.
Manfaat Fast Data dalam beragam jenis industri
Ada banyak contoh mengapa Fast Data menjadi semakin penting dalam beragam industri. Industri telekomunikasi adalah contoh yang baik. Pendekatan Fast Data dapat membantu perusahaan telekomunikasi mengelola sumber daya secara lebih efektif – memberikan mereka kemampuan untuk memperoleh wawasan yang sedang terjadi, membantu mereka memahami alokasi sumber daya jaringan berdasarkan lalu lintas dan persyaratan aplikasi serta penggunaan jaringan. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengoptimalkan capital expenditure (CAPEX) pada infrastruktur jaringan sementara menurunkan atau mempertahankan operational expenditure (OPEX).
Industri jasa keuangan sedang menyaksikan persaingan sengit. Salah satu gaya paling tradisional dari Fast Data di industri jasa keuangan yaitu menggunakan korelasi peristiwa untuk mengontekstualisasikan data keuangan yang tersedia. Hal ini dapat menunjukkan perilaku perdagangan dengan mengidentifikasi peluang atau ancaman yang menunjukkan apakah pedagang (atau sistem perdagangan otomatis) harus membeli atau menjual. Hari ini, berbagai macam aplikasi keuangan menggunakan teknologi pengolahan peristiwa, termasuk keuntungan, kerugian, dan sistem manajemen risiko, analisa order dan likuiditas, perdagangan kuantitatif dan sistem pembangkit sinyal, dan lain-lain. Tren yang berkembang di industri ini adalah untuk memperluas tidak hanya penggunaan teknologi pengolahan peristiwa tetapi juga integrasi dan analisis data secara real-time. Dalam waktu yang singkay, data akan kehilangan nilai dan sebagai konsekuensinya, nilai yang didapat perusahaan dari data tersebut akan semakin berkurang jika tidak segera digunakan.
Fast Data juga berlaku di industri ritel. Pusat layanan pelanggan yang menggunakan Fast Data untuk analisis click-stream dan manajemen pengalaman pelanggan. Fast Data dapat mengolah informasi real-time tentang jutaan peristiwa (melalui klik atau interaksi lainnya) per detik menjadi informasi penting mengenai bisnis dan aplikasi pendukung keputusan lainnya. “Rekomendasi” ini membantu agen layanan pelanggan memberikan layanan pribadi berdasarkan pengalaman masing-masing pelanggan. Analisis klik-stream dapat membantu menyasar penawaran dan bahkan memulai interaksi layanan pelanggan.
Ilustrasi ini memberikan contoh bagaimana Fast Data perlahan-lahan akan muncul sebagai segi utama bagi organisasi ketika mereka mencoba untuk terus mendapatkan informasi dari berbagai sumber untuk membuat keputusan secara real-time. Perusahaan mulai mengakui perlunya menjalankan bisnis mereka secara real time. Dengan Fast Data, efisiensi bisnis dapat ditingkatkan, mengembangkan kualitas yang lebih tinggi dalam operasi, membangun layanan baru, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Fast Data dapat diterjemahkan sebagai keputusan bisnis lebih cepat dan tindakan bisnis lebih cepat. Waktunya telah tiba bagi organisasi untuk mulai memanfaatkan data dari Big Data mereka dengan Fast Data.

















