Diskusi dan Interview Singkat bersama Progress Software

Reading time:
November 23, 2013

Setelah menyimak konfrensi pers mengenai Progress Pacific oleh Progress Software yang resmi diluncurkan di Indonesia pada acara Startup Asia Jakarta 2013 ini, acara pun dilanjutkan dengan diskusi sekaligus interview singkat bersama dengan Stephen McNulty sebagai Manager Director Asia Pacific dan Jepang, dan Ramesh Loganathan sebagai Managing Director dan VP Products India.

progress2

Diskusi dan interview singkat dengan Progress Software dengan media ini membahas mengenai pandangan serta opini Progress Software dalam perkembangan startup di Indonesia sekaligus apa yang bisa diberikan oleh Progress dalam turut mendukung perkembangan teknologi di Tanah Air ini.

Stephen menyatakan bahwa dari hasil sign up terbaru di situs Progress Pacific, terdapat data signifikan yang menyatakan bahwa Asia Pasifik memiliki ketertarikan akan platform yang telah diluncurkan di Indonesia ini. “Dari hasil data tersebut, kami cukup yakin bahwa Asia Pasifik sudah siap untuk menerima platform ini dan siap untuk mengembangkan proyeknya sendiri,” ungkap Stephen. Ramesh juga mengemukakan bahwa dalam Startup Asia Jakarta 2013 ini, para pengembang aplikasi dapat mendapatkan keuntungan dengan menggunakan Progress Pacific terbaru ini. “Mereka bisa membangun solusi mereka dengan platform kami, di mana dapat bekerja dengan cepat, lebih mudah dalam pengoperasiannya dan cukup efisien tanpa harus melibatkan terlalu banyak orang dalam satu tim. Tim pengembang bisa dalam skala kecil untuk membangun aplikasi mereka dengan platform milik Progress ini. Platform ini sangat cepat dan tidak memakan terlalu banyak biaya untuk bisa membangun sebuah aplikasi yang nantinya bisa memberikan keuntungan bagi para pengembangnya. Platform ini cocok untuk mereka yang hendak memulai membangun startup mereka.”

Progress Software ini yang merupakan sponsor resmi dari Startup Asia Jakarta 2013 juga memsponsori sebagai platform yang dapat digunakan untuk kompetisi Hackathon dalam event startup terbesar di Asia ini. Progress memiliki challenge tersendiri bagi para peserta yang hendak menggunakan platform milik Progress, di mana kemudian dipilih proyek peserta yang menarik untuk diberi hadiah oleh pihak Progress beserta kesempatan untuk berbincang mengenai apa saja yang bisa mereka kembangkan lebih lanjut mengenai proyek yang telah mereka buat tersebut.

Selanjutnya diungkapkan juga mengenai hal apa saja yang bisa menjadi strategi untuk membangun sebuah aplikasi yang menarik dan sukses di masyarakat. “Untuk bisa membuat aplikasi yang berhasil dan dapat diterima, pertama aplikasi tersebut harus terlihat menarik. Setelah membangun aplikasi yang nampak menarik tersebut, selanjutnya adalah bagaimana cara untuk menarik minat pasar, bagaimana mereka bisa membuat aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya, dan bagaimana mereka bisa mempertahankan fitur serta kapabilitas dalam produk yang telah dibangun tersebut. Setiap negara memiliki cara sendiri untuk bisa menilik investor yang terkait, oleh karena itu juga dibutuhkan cara yang tepat untuk bisa menarik minat mereka terhadap produk yang telah dibuat.” Ungkap Stephen.

Sedangkan menurut Ramesh, kunci untuk bisa membangun sebuah produk yang tepat adalah cepat mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen. “Buat aplikasi dalam waktu yang cepat, tes kepada pengguna, kemudian perbaiki berdasarkan dari feedback yang didapatkan oleh para penggunanya. Memang terdengar lama, tetapi dengan cara ini yang berulang-ulang dilakukan, kurang dari satu tahun mereka bisa memahami bagaimana caranya untuk mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.” Ramesh juga menambahkan bahwa tidak mudah untuk bisa membangun sebuah startup yang bisa berhasil karena membutuhkan kecepatan dalam mengambil informasi serta tren di masyarakat, oleh karena itu ia mengatakan bahwa para developer yang hendak membangun proyek harus bisa cepat dalam bertindak dan memperbaiki apa yang seharusnya mereka lakukan untuk proyek mereka tersebut agar bisa berhasil di masa yang akan datang.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Xbox Jelaskan Strategi Game Eksklusif Terbaru Yang Mereka Adopsi

Xbox akhirnya menjelaskan arah strategi eksklusivitas mereka ke depannya, sebutkan…
June 8, 2026 - 0

Nintendo Direct Untuk Game First Party Resmi Diumumkan Tanggalnya

Setelah hampir sembilan bulan tanpa Nintendo Direct untuk game first…
June 8, 2026 - 0

Persona 6 Akhirnya Diumumkan Setelah Dinanti Lebih Dari 10 Tahun

Atlus akhirnya mengumumkan Persona 6 di Xbox Games Showcase 2026…
June 8, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Dipastikan Jadi Game Eksklusif Xbox

Gears of War: E-Day dipastikan hanya hadir untuk Xbox Series…