Bos ZTE: Investasi 4G di Cina Mencapai Rp 200 Triliun

Author
Ozal
Reading time:
December 14, 2013
ZTE 2

Saat ini, pemerintah Cina sudah mengeluarkan lisensi untuk pengadaan layanan mobile generasi keempat atau 4G di negaranya. Hal ini pun disambut positif oleh masyarakat Cina, dari berbagai operator seluler lokal, dan tak terkecuali bagi ZTE. Pemasok peralatan telekomunikasi terkemuka tersebut kini kian giat mengincar berbagai proyek pengadaan infrastruktur 4G di negeri tirai bambu tersebut.

Bagi ZTE, ini merupakan pasar dalam negeri yang begitu menjanjikan, mengingat nilai proyek 4G tersebut sangat lah fantastis. “Investasi jaringan 4G di Cina diperkirakan sekitar 100 miliar yuan (Sekitar Rp 200 triliun) pada 2014 dan 2015. Ini akan menjadi hal yang positif bagi pendapatan kami. ZTE sedang berada di posisi yang baik untuk mengambil keuntungan dari peluang pasar 4G di Cina,” ujar Presiden ZTE, Shi Lirong, dikutip dari Wall Street Journal.

Dalam proyek tersebut, ZTE nantinya akan menyediakan berbagai infratruktur penting bagi operator lokal, seperti base station, antena, hingga menyediakan smartphone yang mampu berjalan di jaringan 4G. Pihaknya berharap, layanan 4G Cina dapat membantu bisnisnya di bidang peralatan telekomunikasi dan perangkat mobile.

ZTE menambahkan, pihaknya akan mengerahkan lebih dari 5.000 teknisi ahli yang mengkhususkan diri dalam pengembangan teknologi 4G. Selain itu, ZTE akan mengoperasikan delapan unit pusat penelitian dan pengembangan yang tersebar di Cina, Amerika Serikat, dan Eropa dalam mengembangkan teknologi lanjutan dari 4G itu sendiri.

Saat ini, terdapat tiga operator lokal yang sudah memperoleh lisensi untuk menjalankan jaringan mobile 4G, yakni China Mobile, China Unicom, dan China Telecom. Tahun ini saja, ZTE sudah berhasil menggaet China Mobile yang berencana akan mengeluarkan dana investasi mencapai US$ 7 miliar (Rp 73 tiliun) guna membangun jaringan 4G. Lalu pada tahun depan, disusul China Telecom yang akan menghabiskan dana sekitar US$ 6,6 miliar.

Sementara itu, analis mengatakan, investasi jaringan 4G di Cina kemungkinan besar akan dilakukan secara bertahap. Jadi, tidak langsung menyeluruh bisa dikomersialisasi ke seluruh daratan Cina dan juga berbagai operatornya. Kondisi ini berbeda saat negara tersebut bermigrasi dari 2G ke 3G.

“Tampaknya hanya China Mobile yang akan mempercepat penyediaan jaringan 4G. Sementara para pesaingannya yang lebih kecil, China Unicom dan China Telecom kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam hal investasi jaringan 4G, mengingat layanan jaringan 3G mereka saja masih belum dimanfaatkan secara maksimal,” kata analis Mizoho Securities Marvin Lo.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…
May 12, 2026 - 0

Pocketpair Daftarkan Merek Dagang Baru Bernama Palworld Online

Pocketpair mendaftarkan merek dagang baru bernama Palworld Online, sehingga memicu…
May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…