Komisi Eropa Akhirnya Setuju Microsoft Caplok Nokia

Author
Ozal
Reading time:
December 8, 2013
Nokia CEO Stephen Elop and Microsoft CEO Steve Ballmer announce plans for a broad strategic partnership to build a new global mobile ecosystem at a press conference in London, UK February 11, 2011. Nokia and Microsoft plan to form a broad strategic partne

Badan Komisi Eropa (EC) akhirnya menyetujui pembelian bisnis ponsel Nokia yang dilakukan Microsoft. Pihaknya menyimpulkan, kesepakatan akuisisi tersebut tidak akan memicu kekhawatiran persaingan tidak sehat di pasar perangkat mobile.

Kekhawatiran pasar adanya kesepakatan dua raksasa tersebut ialah, Microsoft akan menguasai tiga bisnis perangkat mobile sekaligus, yakni  sistem operasi mobile, aplikasi mobile, dan perangkat server email enterprise. Namun menurut kesimpulan EC, ketiga hal tersebut tidak akan mengucilkan persaingan pasar yang dilakukan vendor lain.

Berdasarkan penyelidikannya, CE menjelaskan, Microsoft tak akan mungkin membatasi pasokan platform Windows Phone ke produsen pihak ketiga setelah adanya transaksi dengan Nokia. Selama ini yang jadi kekhawatiran vendor smartphone lainnya ialah Microsoft akan mengeksklusifkan Windows Phone hanya untuk handset Nokia saja, seperti halnya yang dilakukan Apple.

Meski pangsa pasar platform Windows Phone masih relatif kecil dan itupun didominasi ponsel Nokia seri Lumia, namun menurut CE, Microsoft ingin melakukan persaingan lebih gencar terhadap Android dan iOS. Dengan adanya banyak vendor pihak ketiga, Microsoft dapat menarik minat pengembang aplikasi maupun konsumen untuk memilih perangkat yang berjalan di Windows Phone.

Lalu kekhawatiran bahwa Microsoft akan membatasi pasokan aplikasi mobile-nya yang cukup populer di mata pengguna, seperti Office dan Skype ke vendor lain, menurut CE, juga tak akan mungkin terjadi. CE menjelaskan, pembatasan aplikasi mobile tersebut justru akan melemahkan merek Microsoft sendiri di mata konsumen. Pasalnya, aplikasi serupa seperti Office dan Skype yang dibuat oleh pengembang lain sudah banyak bermunculan dan menjadi alternatif baru. Hal ini pula yang menjadi kekhawatiran pembatasan terhadap perangkat lunak server email Microsoft.

“Setiap kekhawatiran kompetisi mungkin saja terjadi. Memang, Nokia merupakan penjual yang sedang diselidiki komisi berkaitan dengan merger perusahaan. Namun demikian, komisi akan tetap waspada dan terus memantau praktik perizinan pasca-merger Nokia di bawah aturan antitrust Uni Eropa, khususnya Pasal 102 yang melarang penyalahgunaan dominasi pasar,” ungkap CE dalam penyataan tertulisnya, dikutip dari Cellular News.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…