Tenaga Manusia Bisa Dikonversi untuk Isi Daya Ponsel

Author
Ozal
Reading time:
December 13, 2013

Berolahraga lari bukan hanya menyehatkan badan saja, ternyata juga bermanfaat untuk mengisi baterai ponsel Anda. Bagaimana bisa? Hal inilah yang ingin diwujudkan oleh tim peneliti dari Universitas Northwestern, Amerika Serikat.

Baterai (1)

Tim peneliti tersebut memperkenalkan perangkat prototipe bernama myPower yang mampu mngisi baterai ponsel pengguna dengan menggunakan tenaga yang dihasilkan dari berlari. Konsepnya pun mirip dengan perubahan energi gerak di roda sepeda menjadi energi eletrik yang mampu menghidupkan lampu di sepeda tersebut. Peneliti pun mengakui, menggunakan teknologi yang sama persis, tetapi secara signifikan lebih efisien dalam mengkorversi gerakan menjadi energi.

Dilansir dari Digital Trends, prototipe tersebut mampu mengubah energi kinetik penggunanya saat berolaraga atau berlari selama 45 menit. Energi tersebut melalui myPower, kemudian diubah menjadi energi listrik untuk mengisi daya baterai ponsel yang mampu bertahan selama tujuh hingga delapan jam.

Cara kerja dari perangkat tersebut, yakni saat pengguna bergerak, seperti melakukan senam atau berlari, maka tubuh menghasilkan energi kinetik (gerak). Energi tersebut lah yang kemudian membuat magnet di dalam myPower saling bergesekan sehingga mengumpulkan kumparan energi. Energi tersebut, setelah disesuaikan lalu disalurkan melalui kabel myPower ke port daya smartphone penggunanya.

baterai 2

Prinsip kerja di dalam lampu sepeda ataupun lampu senter model shake-to-shine, gesekan magnet di dalamnya hanya sebatas dua arah saja sehingga membatasi energi yang keluar. Namun, di dalam perangkat myPower, energi dapat terkumpul, tidak peduli bagaimana arah dari gesekan magnet itu sendiri, sehingga dapat meningkatkan efisiensi.

Bentuknya yang portable seukuran penghapus papan tulis, sehingga myPower dapat dikaitkan ke pakaian penggunanya saat melakukan olahraga lari. Mungkin di masa depan, bentuknya bisa lebih ramping lagi dan memudahkan pengguna saat sedang dipakai.

Hingga saat ini, myPower masih sebatas prototipe saja. Guna mengembangkan perangkat yang benar-benar siap untuk dilepas ke pasaran, tim peneliti tersebut sedang mencari dukungan dana maupun investor.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 16, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Rugi Ratusan Dolar untuk Setiap Console Series X|S

Laporan terbaru menyebut Microsoft rugi ratusan dolar untuk setiap Xbox…
June 16, 2026 - 0

Rumor: Resident Evil 0 Remake Ganti Tim Developer

Insider menyebut Resident Evil 0 Remake sempat mengalami reboot di…
June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…