Vivo Akan Meramaikan Pasar Android di Indonesia, Thailand dan Malaysia

Reading time:
December 29, 2013

Vivo merupakan salah satu perusahaan terkemuka di China yang memproduksi smartphone  dan phablet berbasis Android. Vivo mengungkapkan bahwa pihaknya akan masuk pasar Indonesia, India, Thailand, dan Malaysia dalam jangka waktu kurang dari lima tahun ke depan. Hal ini dilakukan untuk memperluas pasar dan merupakan salah satu bentuk ekspansi bisnis Vivo ke depannya.

Vivo-Xplay-3S-official-image

Presiden sekaligus CEO Vivo, Shen Wei mengatakan bahwa perusahaannya akan melakukan ekspansi bisnis untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan memasuki pasar India dan tiga negara di ASEAN. Tiga negara ASEAN yang dimaksud oleh Shen Wei ini adalah Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Masuknya Vivo ke pasar Indonesia, India, Thailand, dan Malaysia ini akan meningkatkan suhu persaingan pasar smartphone di negara-negara tersebut.

Apa latar belakang ekspansi bisnis Vivo ke India, Indonesia, Thailand, dan Malaysia? Bukan ke Amerika dan Eropa? CMO Vivo, Fong Lei mengatakan bahwa pihaknya menetapkan ekspansi ke India dan tiga negara ASEAN ini karena kesamaan budaya dengan China, yakni budaya timur.

Seperti yang kita ketahui, Vivo baru saja memperkenalkan smartphone mutakhir yang mengusung layar dengan resolusi 2K pertama di dunia melalui seri Xplay 3S. Hal ini membuat Vivo berhasil menarik perhatian dunia. Cukup mengejutkan karena perusahaan besar smartphone terkemuka seperti Samsung, Apple, dan brand besar lainnya belum memiliki produk dengan layar 2K.

Vivo-Xplay-3S-1

Masuknya smartphone Vivo ke pasar Indonesia berarti negeri ini akan menjadi salah satu negara yang didatangi oleh smartphone dengan layar 2K, yakni Vivo Xplay 3S. Indonesia sendiri belum lama kedatangan produsen baru yang juga berasal dari China, yakni Oppo. Smartphone buatan Oppo pun tidak kalah spesifikasinya jika dibandingkan dengan smartphone dari perusahaan terkemuka seperti Sony, Samsung, dan brand besar lainnya.

Kehadiran Vivo di pasar Indonesia pada masa yang akan datang diharapkan akan dapat meningkatkan persaingan yang membuat harga smartphone semakin kompetitif dan terjangkau bagi konsumen.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…