Chrome Menutup Beberapa Extension yang Bermasalah

Author
Patrick
Reading time:
January 20, 2014
gambar via Chromium blog
gambar via Chromium blog

Google menepati janjinya untuk menjaga antarmuka browser Chrome mereka serta menjaga penggunanya atas pengalaman tidak menyenangkan saat menggunakan Chrome. Kemarin, Google menghapus dua extension mereka yang bermasalah.

Dua extension ini, “Add to Feedly” dan “Tweet This Page” dilaporkan telah mengupdate isi kode internal mereka sehingga pengguna akan lebih sering melihat iklan pop-up saat menggunakan Chrome. Puluhan pengguna berkoar-koar memprotes akibat dari kedua extension ini. Menurut media The Wall Street Journal, Google telah menghapus kedua extension ini karena melanggar syarat dan ketentuan.

Google menyediakan tempat bagi developer untuk mengembangkan extension yang dapat dipasang pada browser Chrome milik pengguna untuk menambah fungsionalitasnya. Google memang memiliki kebijakan untuk membuka app store mereka yang dikendalikan oleh review penggunanya. Namun, mereka tetap memiliki keputusan akhir bilamana terjadi masalah yang timbul, misalnya masalah seperti kedua extension tersebut.

Lewat kejadian ini, Google menambahkan klausul tambahan pada halaman kebijakan Chrome Web Store mereka untuk para pengembang. “Sebuah extension harus memiliki satu tujuan yang jelas untuk pengguna”.

“Jangan membuat extension yang memberikan pengguna sejumlah fungsionalitas yang tidak saling terkait, misalnya sebuah alat notifikasi email dan juga aggregator berita. Jika dua buah fungsionalitas tidak berhubungan sama sekali ada di dalam sebuah extension, maka sudah seharusnya extension itu dipecah menjadi dua, yang mana pengguna dapat memilih extension mana yang akan mereka gunakan.” Tambah Google.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan kedua extension di atas? Para pengembang extension “Add To Feed” dan “Tweet This Page” dilaporkan telah menjual extension mereka kepada developer pihak ketiga. Pihak ketiga itu yang kemudian mengganti fungsionalitas dari extension tersebut dan menambahkan iklan-iklan tak terlihat yang mengganggu pengguna.

Sayangnya, praktik seperti ini sekarang telah menjadi tren. Kembali menurut The Wall Street Journal, sejumlah developer extension populer berkata bahwa mereka ditawarkan uang untuk menambahkan kode-kode promo dan iklan pada extension milik mereka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…