Divisi Riset Microsoft Kembangkan Lift Pintar

Author
Patrick
Reading time:
January 22, 2014
riset

Divisi riset dari Microsoft (Microsoft Research) mencari segala macam cara dan aktivitas untuk mengembangkan teknologi-teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk kemudahan manusia pada umumnya. Baru-baru ini mereka mendapatkan suatu kemajuan di dalam bidang teknologi kecerdasan buatan dengan mengembangkan suatu lift pintar.

Bayangkan suatu lift pintar yang dapat mengetahui ke lantai mana seseorang akan menuju, berdasarkan analisa dan statistik dari orang tersebut. Lift seperti ini sebentar lagi akan ada. Pada sebuah interview dengan media TV Bloomberg, Kepala Divisi Riset Microsoft, Peter Lee menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) adalah fokus terbesar perusahaan ini sekarang. Secara detail Lee menjelaskan bahwa tim Microsoft Research telah menyiapkan sejumlah sensor pada suatu lift. Sensor ini kemudian akan merekam apa yang sedang dilakukan orang-orang di dalamnya, tanpa pemrograman lebih lanjut, ataupun penggunaan software pendeteksi wajah. Proses ini akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Selama periode tiga bulan tersebut, sistem kecerdasan buatan akan mempelajari tingkah laku pengguna dan mengerti tujuan mereka. Setelah periode pembelajaran tersebut, feature belajar dimatikan untuk kemudian sistem pintar tersebut akan mengambil alih lift dan bekerja sesuai dengan pengguna.

Lee kemudian melanjutkan untuk menjelaskan:

“Bila lingkungan telah menunjukan jam makan siang, dan misalnya Anda berbicara kemarin di dalam lift bahwa hari ini Anda akan makan siang bersama kolega Anda di lantai dua, pada saat makan siang hari ini, saat memasuki lift, Anda akan dibawa secara pintar ke lantai dua untuk menemui kolega Anda.”

Salah satu tugas Lee dalam departmen ini adalah mengembangkan perangkat masa depan yang dapat sukses di pasaran. Saat kita masih terkagum-kagum dengan kehebatan smartphone kita masing-masing, divisi Microsoft Research sedang bekerja keras mencari teknologi komputasi masa depan “Kami berpikir, bahwa di masa yang akan datang, Anda tidak akan mengoperasikan komputer, namun komputer lah yang akan bekerja untuk Anda”

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…