Hiu Australia Gunakan Tweet untuk Peringatkan Para Perenang

Author
Cerira
Reading time:
January 3, 2014

Australia Barat selama ini dikenal sebagai tempat paling mematikan bagi para perenang. Dalam kurun waktu dua tahun,tercatat ada enam kematian dari para perenang akibat serangan ikan hiu, terutama hiu putih yang sangat mematikan. Dan melihat kasus tersebut, pemerintah Australia akhirnya membuat keputusan untuk menembak hiu-hiu yang berenang dalam jarak satu kilometer dari pantai.

sharks1

Tentu saja hal tersebut banyak mendapat tentangan terutama dari para pecinta lingkungan hidup. Setelah kontroversi yang cukup panjang, akhirnya muncul ide yang terbilang cemerlang yang digagas para ilmuwan Australia. Para ilmuwan tersebut berhasil menemukan cara yang lebih bijaksana, yakni dengan memanfaatkan jejaring sosial Twitter. Mereka melakukan penandaan terhadap 338 hiu yang biasa berenang di perairan Australia dan memberinya transmitter akustik sehingga bisa dimonitor. Pergerakan dan lokasi hiu-hiu tersebut dipantau dan saat mereka berenang mendekati pantai akan memicu sinyal tanda bahaya secara otomatis dan mengirim tweet. Dengan melihat tweet tersebut, para perenang bisa menghindari lokasi-lokasi yang riskan dan memilih berenang di pantai-pantai yang lebih aman.

Akun Twitter yang digunakan adalah milik Surf Life Saving Western Australia (SLSWA) dengan nama akun @SLSWA. Dalam timeline selain akan disebutkan lokasi hiu-hiu tersebut juga disebutkan ukuran dan spesiesnya sehingga bisa semakin diketahui apakah hiu tersebut hiu berbahaya atau tidak. Tentu saja media Twitter akan jauh lebih cepat menyampaikan berita dibanding dengan radio atau surat kabar. Secara real time, para perenang bisa mengikuti tweet dan bisa memilih lokasi yang aman untuk berenang.

Ide ini tentunya sangat bijaksana dan akan memelihara kelestarian alam. Selain bisa melakukan tracking hiu sehingga bisa mencegah interaksi tidak penting antara manusia dan hiu, cara ini juga bisa digunakan untuk mengumpulkan data yang bermanfaat tentang pergerakan hiu, dimana ini akan sangat berguna bagi para ahli biologi laut yang sebelumnya juga sangat menentang keputusan pemerintah untuk membantai hiu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…