Winamp Bangkit dari Mati Suri: Resmi Dibeli oleh Radionomy

Reading time:
January 15, 2014

Akhir bulan November 2013 lalu, AOL mengumumkan pesan “kematian” untuk Winamp, media player musik yang sempat populer pada awal era 2000-an ini. Hal itu tentunya disayangkan oleh banyak pihak mengingat media player ini sudah menjadi media player favorit banyak orang selama 16 tahun. Untungnya, pesan kematian dari AOL tersebut tidak benar-benar berujung pada ditutupnya layanan Winamp secara total.

 

Radionomy winamp

 

Pada pertengahan bulan Januari 2014 ini, Winamp resmi diselamatkan dan dibeli oleh perusahaan penyiar radio online, Radionomy, yang membeli hak kepemilikan Winamp dan Shoutcast dari pihak AOL. Menurut salah satu media, TechCrunch, pihak Radionomy mengeluarkan dana sebesar US$ 5 – 10 juta untuk membeli hak kepemilikan software Winamp dan ShoutCast dari pihak AOL. AOL sendiri sebelumnya juga membeli Winamp dan Shoutcast ini dari penciptanya, NullSoft, pada tahun 1999 dengan harga US$ 80 juta. Angka tersebut bisa dikatakan sekitar 10x lipat dari nilai jual saat ini, tanpa perhitungan kalkulasi inflansi mata uang dari tahun 1999 hingga tahun 2014 saat ini.

Walaupun pada akhirnya menghasilkan kerugian, bagi AOL sendiri, penjualan Winamp ini tampaknya menjadi langkah terakhir mereka untuk sedikit meraih “hasil” sisa dari media player tersebut. Dana yang diperoleh memang tidak sebanding dengan apa yang harus mereka keluarkan 14 tahun lalu, tetapi masih lebih baik dibandingkan dengan membiarkan Winamp mati dan investasi US$ 80 juta hilang begitu saja.

SUMBER : TechSpot TechCruch

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…