ZTE Mulai Bangun Merek Smartphone-nya di AS

Author
Ozal
Reading time:
January 18, 2014

Vendor smartphone terbesar ketujuh di dunia asal Cina, ZTE, tengah fokus menggapai tujuannya yakni meningkatkan dua kali lipat pangsa pasarnya di Amerika Serikat yang merupakan pasar smartphone terbesar kedua di dunia. Setidaknya, itu adalah target yang mesti dicapai ZTE dalam tiga tahun mendatang.

zte

Direktur pemasaran perangkat mobile ZTE, Lu Qian Hao mengatakan, pihaknya ingin meraih pangsa pasar di negeri Paman Sam itu hingga 10 persen pada 2017 nanti. Angka tersebut cukup membuat ZTE berada di poisisi ketiga atau keempat setelah Apple dan Samsung. Pada 2013 lalu, ZTE baru memperoleh pangsa pasar di AS sebesar 6 persen.

Salah satu langkah efektif yang dilakukan ZTE ialah menandatangani kesepakatan dengan berbagai klub basket NBA guna meningkatkan brand image mereka. Tahun lalu saja, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Houston Rockets dan merilis handset ekslusif bernama “Rockets”. Selain itu, pihak ZTE juga menjanjikan bakal ada lebih banyak lagi klub-klub NBA populer yang bakal digandengnya.

Kami ingin konsumen AS yang berusia muda dapat berpartisipasi dalam kegiatan pemasaran kami. Kami juga akan memiliki lebih banyak lagi klub NBA dan saluran ritel toko yang menjual produk-produk kami,” ungkap Lu, seperti dilansir dari kantor berita Reuters.

Sayangnya, ZTE enggan membocorkan berapa banyak anggaran pemasaran yang disiapkannya guna memikat konsumen AS. Sebagai perbandingan saja, Samsung yang kini menjadi vendor smartphone kedua terbesar di AS telah menghabiskan dana pemasaran di negara itu hingga US$ 597 juta pada 2012 silam.

Lu menambahkan, pihaknya bukan hanya fokus di pasar AS saja, melainkan pasar global. Selama tahun fiskal 2013, ZTE telah berhasil meningkatkan jumlah penjualan smartphone-nya yang 20 juta unit menjadi 60 juta unit. Selain itu, beliau juga menyatakan bahwa Cina dan Rusia telah menjadi penyumbang terbesar bagi ZTE, sebanyak 68 persen atau naik lebih dari 35 persen dibanding 2007 silam.

Sementara itu, wakil presiden senior ZTE, Zhang Renjun memandang, dokumen penyadapan yang dibocorkan oleh mantan anggota NSA Edward Snowden diharapkan dapat berdampak positif bagi perusahaannya. “Kami melihat adanya peluang bisnis yang lebih baik setelah insiden Snowden. Sebab, bakal ada peningkatkan kekhawatiran terhadap produk keamanan AS dan akan lebih banyak orang yang pada akhirnya akan menggunakan produk-produk Cina,” imbuhnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…
April 20, 2026 - 0

Eks Karyawan Ubisoft Halifax Sepakati Deal Kompensasi Dari Serikat Pekerja

Setelah penutupan Ubisoft Halifax yang kontroversial, serikat pekerja CWA Canada…
April 19, 2026 - 0

Chief People Officer Epic Games, Monika Fahlbusch, Resmi Tinggalkan Perusahaan

Executive Officer HR di Epic Games, Monika Fahlbusch, resmi hengkang…
April 19, 2026 - 0

Iron Galaxy Kembali Lakukan PHK Demi Sesuaikan Perubahan Iklim Industri

Iron Galaxy kembali melakukan pemangkasan karyawan di tengah perubahan besar…