Diam-Diam, Foxconn Gandeng Google Kembangkan Robot

Author
Ozal
Reading time:
February 14, 2014
Foxconn

Foxconn dikenal telah lama menjadi mitra Apple untuk merakit hampir semua perangkat iPhone dan iPad. Namun, hanya sedikit orang yang tahu bahwa pemasok perangkat elektronik terbesar asal Taiwan itu diam-diam telah bekerja sama dengan Google dalam mengembangkan teknologi robotika.

Menurut beberapa sumber yang akrab dengan hal ini, dilansir dari Wall Street Journal, Foxconn telah bekerja dengan Andy Rubin, wakil presiden Google. Bahkan, kerja sama pengembangan robot tersebut telah terjadi sejak tahun lalu dan baru diketahui, sekarang-sekarang ini.

Belum lama ini, Terry Gou, pendiri sekaligus chairman Foxconn telah bertemu dengan pihak Google di Taipei, Taiwan guna mendiskusikan teknologi robot. Dalam pertemuan tersebut, Gou meminta Rubin guna membantu mengintegrasikan sejumlah teknologi milik Google. Sementara dukungan Foxconn lebih kepada teknik mesin dalam mengembangkan robot.

foxconn 2

Untuk diketahui, Google bersama Android pada akhir tahun lalu telah membeli sebuah perusahaan robot militer terkemuka, Boston Dynamics. Dalam perkembangannya, sedikitnya sudah ada delapan perusahaan robot yang telah diakuisisi Google. Proyek futuristik itupun dipimpin langsung oleh Rubin yang dulunya pernah terlibat dalam pengembangan sistem operasi Android.

Hal inilah yang kemudian dilihat Foxconn bahwa Google memang serius dalam menghadirkan teknologi robot di kehidupan manusia dengan sumber daya yang dimilikinya. Terlebih, Foxconn berencana menggantikan 500 ribu pekerja ke robot dalam waktu tiga tahun mendatang. Bagi Foxconn sendiri, pihaknya tengah menghadapi sejumlah tantangan, seperti meningkatnya upah buruh dan aksi demonstrasi dari para pekerjanya di Cina. Sekedar informasi, Foxconn memiliki lebih dari satu juta pekerja di Cina dan Taiwan.

“Foxconn membutuhkan bantuan Google untuk meningkatkan otomatisasi (dengan pekerja robot) di pabrik-pabriknya sebagai imbas penjualan per karyawannya rendah. Menggunakan robot guna menggantikan pekerja manusia akan menjadi hal besar berikutnya dalam industri teknologi. Tidak hanya Google, perusahaan teknologi besar lainnya pun, seperti Microsoft dan Amazon juga telah mempertimbangkan teknologi robotika guna menangkap peluang pertumbuhan di masa depan,” ungkap Wang Wanli, seorang analis dari CIMB Securities.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

February 2, 2026 - 0

Highguard Tes Mode Raid 5v5 di Weekend Pertamanya

Guna berikan opsi gameplay baru, tim developer Highguard gelar tes…
February 2, 2026 - 0

Nioh 3 Akan Rilis Timed Exclusive di PlayStation 5

Koei Tecmo akhirnya buka suara mengenai wacana akan merilis Nioh…
January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…