Review Xperia C:Smartphone Android Quad Core Murah Versi Sony

Reading time:
February 8, 2014

Pengujian

Tujuan utama pengujian benchmark adalah untuk mengetahui seberapa baik kinerja hardware yang dimiliki sebuah smartphone atau tablet. Walaupun begitu, hasil benchmark belum tentu menandakan kencang atau tidaknya performa keseluruhan. Hal tersebut bergantung kepada tingkat optimalisasi produsen dari segi software terhadap hardware-nya.

Saat tablet atau smartphone teroptimalisasi dengan benar, seharusnya kinerja berbanding lurus dengan hasil benchmark tersebut. Kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark dan sebuah benchmark untuk browser. Aplikasi benchmark yang kami gunakan dapat diunduh secara gratis di Google Playstore.

Linpack Benchmark

Sony Xperia C _ Linpack Sony Xperia C _ Linpack Score

LinPack merupakan benchmark untuk CPU yang digunakan mengukur seberapa cepat kinerja sebuah perangkat Android. Hasilnya dalam bentuk nilai operasi floating point per detik atau MFLOPS (Million Floating Point Per Second). Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

Nenamark 1 dan 2

Sony Xperia C _ Nenamark-1 Sony Xperia C _ Nenamark-2 Sony Xperia C _ Nenamark Score

Nenamark pertama dan kedua merupakan salah satu benchmark yang menguji kinerja OpenGL ES 2.0 sebuah smartphone. Perbedaan kedua benchmark tersebut terdapat pada jumlah penggambaran segitiga, di mana pada Nenamark 2 lebih banyak sehingga hasilnya lebih berat. Benchmark ini menampilkan efek grafis yang akan memaksa GPU (Graphic Processor Unit) bekerja secara maksimal. Semakin tinggi nilai yang didapat, semakin bagus.

Peacekeeper

Sony Xperia C _ Peacekeeper Sony Xperia C _ Peacekeeper Score

Peacekeeper merupakan sebuah benchmark gratis yang disediakan oleh Futuremark. Pengujian yang dilakukan sebagian besar adalah untuk menguji sistem dalam bernavigasi, terutama dalam akses HTML5.

Quadrant Standard

Sony Xperia C _ Quadrant Sony Xperia C _ Quadrant standard Sony Xperia C _ Quadrant details

Quadrant adalah benchmark untuk CPU, I/O, dan grafis 3D. Versi yang kami gunakan adalah Standard Edition. Aplikasi gratis yang satu ini menghitung nilai dari CPU, I/O, dan GPU dengan menggunakan engine software tersendiri. Semakin tinggi nilai yang dihasilkan benchmark ini, semakin baik.

AnTuTu Benchmark

Sony Xperia C _ Antutu-4 Sony Xperia C _ AnTuTu score Sony Xperia C _ AnTuTu details score

Aplikasi benchmark yang satu ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah perangkat Android.AnTuTu Benchmark merupakan sebuah benchmark suite yang menguji User Experience (UX), RAM, CPU, GPU, dan I/O. Semakin tinggi nilai yang dihasilkan, semakin baik.

Kesimpulan

Sebagai sebuah smartphone kelas mid-level, Sony mengemas Xperia C menjadi salah satu pilihan menarik untuk perangkat dengan layar 5 inci. Secara benchmark pun Xperia C terlihat masih memberikan kinerja yang baik. Penggunaan SoC MediaTek MT6589 quad-core 1,2GHz ARM Cortex-A7dan GPU PowerVR SGX544, lengkap dengan dukungan RAM 1 GB mampu menghasilkan performa yang memuaskan di kelasnya.

Untuk melakukan fungsi keseharian ataupun bermain game, Xperia C mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Perpindahan antar menu, proses pemutaran audio, video, dan sejumlah game berjalan mulus.Selain itu, saat pengujian, kami tidak menemukan lag pada semua aplikasi yang kami jalankan.

Ukuran layar 5 inci dan desain semi-unibody yang apik membuat penampilan smartphone dengan feature Dual SIM ini terkesan mewah dan premium. Layarnya terasa cukup luas untuk melakukan banyak aktivitas sehari-hari maupun menikmati hiburan di smartphone ini.Selain itu dengan bahan material doff, Xperia C tidak terasa licin dan kokoh saat digenggam, apalagi desainnya sesuai dengan genggaman tangan.

Secara keseluruhan, Sony Xperia C  mampu memberikan kinerja dan kenyamanan yang dibutuhkan oleh pengguna smartphone Android. Bagi Anda yang suka menjalankan fungsi multimedia seperti mendengarkan musik atau menonton video di smartphone, Sony Xperia C dapat menjadi alternatif pilihan. Sayangnya, kapasitas internal memori sebesar 4 GB dirasa kurang untuk smartphone yang ada dikisaran harga Rp 3.450.000

Kelebihan

+ Desain premium dan kokoh

+ Performa memuaskan

+ Fitur multimedia menarik

+ Dual SIM

+ Harga menarik untuk spesifikasi dan fitur yang ditawarkan

Kekurangan

– Baterai tidak bisa dilepas karena desain semi unibodi

– Layar masih TFT

– Butuh sedikit tenaga ekstra untuk membuka penutup bagian belakang

– Memori internal 4 GB dirasa kurang

Data Teknis

Prosesor dan GPU MediaTek MT6589 dengan prosesor quad-core 1.2 GHz ARM Cortex-A7 dan GPU PowerVR SGX544
Format Video H.263, H.264, WMV, AVI, 3GP, MKVH, MPEG4, MP4
Format Audio MP3, WAV, eAAC+, AAC, M4A, OGG, FLAC
Format  Gambar JPG, BMP, PNG
Layar TFT Capacitive 5 inci dengan resolusi 540 x 960
Kamera Utama / Kamera Depan 8 MP / VGA
Interface MicroUSB, microSD
Koneksi nirkabel Wi-Fi (802.11 b/g/n), Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot, Bluetooth 4.0
Dimensi dan Bobot 141.5 x 74.2 x 8.9 mm /153 gram
Produsen Sony Mobile
Website http://www.sonymobile.com/id/
Harga Rp. 3.450.000

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…