Tizen OS Kedatangan Berbagai Pendukung Baru

Author
Ozal
Reading time:
February 18, 2014
tizen

Sistem operasi mobile yang masih pemula, Tizen OS dilaporkan telah berhasil mendapatkan 15 pendukung baru. Tiga di antaranya berasal dari nama besar di Asia, termasuk raksasa mesin pencari dari Cina Baidu, pembuat handset ZTE, dan operator terbesar di Jepang Softbank Mobile serta satu dari Amerika Serikat, operator seluler Sprint.

Tiga perusahaan tersebut menyatakan ketertarikannya bermitra dengan Tizen Association, suatu kelompok industri pengembangan Tizen OS berbasis Linux yang dipimpin langsung oleh Samsung dan Linux. Tizen OS sendiri nantinya bukan hanya diintegrasikan ke smartphone saja, melainkan juga pada tablet, laptop bahkan printer, TV, dan kamera.

Dengan adanya dukungan mereka, asosiasi berharap dapat memperoleh akses yang lebih besar dalam membentuk ekosistem dan pemasaran Tizen, khususnya di Asia dan Amerika Serikat. Kemitraan baru ini juga sebagai upaya menjegal Android OS milik Google yang cukup lama mendominasi smartphone dan tablet saat ini.

Sayangnya hingga saat ini, baru Samsung yang serius ingin menjual smartphone ber-OS Tizen. Rencananya, smartphone Samsung Tizen bakal diperkenalkan dalam ajang Mobile World Congress yang digelar di Barcelona, Spanyol pada 24 Februari mendatang.

tizen 2

Seperti dilansir dari Computer World, Softbank Mobile sebenarnya tidak berencana untuk mengambil peran dalam pengembangan Tizen. Juru bicaranya mengatakan, Softbank hanya ingin belajar teknologi mengenai sistem operasi mobile dan belum bisa memberi keputusan, apakah nantinya akan menawarkan ponsel Tizen di kemudian hari. Sementara pesaingnya yang juga dari Jepang dan di bisnis yang sama, NTT DoCoMo sebaliknya ingin meluncurkan ponsel TIzen. Operator seluler tersebut juga tergabung di Tizen Association.

Sementara itu dari Cina, ZTE masih enggan mengomentari terkait kemitraannya dengan asosiasi tersebut. Juru bicara ZTE hanya mengatakan, pihaknya masih ingin mengembangkan ponsel ber-platform Android di masa depan. Meski pada kenyataannya, vendor tersebut baru saja merilis ponsel perdana dengan sistem operasi Firefox OS, besutan Mozilla dan generasi keduanya bakal meluncur pada semester kedua nanti.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…