CEO BlackBerry Merayu Gedung Putih

Author
Ozal
Reading time:
March 8, 2014

Chief Executive Officer BlackBerry yang baru, John Chen, dilaporkan tengah mengadakan pembicaraan tertutup dengan pihak Gedung Putih. Langkah itu dilakukannya guna memastikan, Presiden Barack Obama dan beserta staf Gedung Putih lainnya masih dan akan terus menggunakan perangkat BlackBerry.

gedung putih 2

Sebagai bagian dari pertemuan pelanggan saya, saya telah diberitahu Gedung Putih mengenai perspektif IT. Ini telah melebihi target pelanggan dan mereka (pihak Gedung Putih) cukup baik untuk berbagi beberapa ide mereka dengan saya,” ungkapnya, seperti dikutip dari Bloomberg.

Presiden Obama sendiri kerap kali kedapatan sedang menggunakan smartphone BlackBerry sewaktu difoto. Namun juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest enggan mengomentari hal itu. “Untuk berbagai alasan, termasuk beberapa hal yang berhubungan dengan keamanan, kita tidak akan berbicara tentang ponsel Obama secara terbuka,” imbuhnya.

Meski tidak secara terbuka, kehadiran perangkat BlackBerry di Gedung Putih sudah menjadi rahasia umum. Pihak Gedung Putih memang punya wewenang untuk memilih, perangkat mobile yang digunakan stafnya, termasuk presidennya sendiri. Obama pun, diketahui menggunakan ponsel BlackBerry 8839 dengan segala aplikasi keamanan khusus yang tertanam saat pertama kali dilantik menjadi Presiden AS pada 2009 silam.

Bahkan, ketika anak dan istri Obama menggunakan iPhone, dirinya malah dilarang Gedung Putih untuk menggunakannya karena alasan keamanan. Obama juga hanya dibolehkan menggunakan email pribadi yang disediakan pihak Gedung Putih dan hanya terhubung dengan sepuluh staf terdekatnya saja.

gedung putih

Di satu sisi, Chen ingin membawa bisnis BlackBerry “kembali ke dasar”, yakni meraih pelanggan korporat di sektor pemerintah dan bisnis. Klien di sektor tersebut cenderung lebih sensitif mengenai masalah keamanan data di ponselnya. Atas dasar itu, Chen berani mengasih jaminan, teknologi enkripsi data BlackBerry paling canggih dibanding pesaingnya. Setidaknya, bila Gedung Putih masih senantiasa menggunakan perangkat BlackBerry, ini akan berdampak positif bagi citra perusahaan yang dulunya bernama Research in Motion itu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…