Review XFX R9 280X Double Dissipation: Sejuknya Tahiti XT dengan Desain Unik

Reading time:
March 12, 2014

Graphics Card

SONY DSC

Seperti telah kami singgung pada bagian pembukaan, desain XFX R9 280X Double Dissipation memang terlihat berbeda dibandingkan graphics card sejenis dari produsen lainnya. XFX berusaha menampilkan desain minimalis tetapi tetap memancarkan kesan elegan sekaligus futuristik dari sebuah graphics card kelas atas berkat penggunaan sistem pendingin Double Dissipation.

 

SONY DSCSONY DSC

Untuk mencapai tingkat efektifitas pendinginan maksimal dari sistem pendinginan Double Dissipation, XFX menggunakan dua buah heatsink terpisah dimana setiap heatsink ditempatkan pada bagian depan dan belakang graphics card. Sementara untuk menghantarkan panas dari chip GPU ke heatsink alumunium tersebut, XFX menugaskan enam  buah heatpipe dimana dua di antaranya bertugas untuk menghantarkan panas menuju ke heatsink pada bagian depan graphics card dan empat lainnya bertugas menghantarkan panas menuju heatsink pada sisi ekor graphics card.

SONY DSC

Untuk mengusir panas yang terkumpul pada kedua heatsink tersebut, XFX menempatkan dua buah “dust-free fan” dengan sertifikat IP-5X. XFX menjamin daerah tempat motor kipas berada hampir bebas dari partikel debu sehingga umur pakai menjadi lebih lama dibandingkan kipas konvensional. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa kipas pada sistem pendingin Double Dissipation telah lolos berbagai macam uji coba yang dilakukan oleh SP Technical Research Institute of Sweden, selaku instansi yang berhak memberikan sertifikasi terhadap tingkat ketahanan suatu produk.

Untuk menguji performa sistem pendingin Double Dissipation yang digunakan, kami menjalankan aplikasi Unigine Heaven dan mendapatkan hasil seperti dibawah ini.

XFX R9 280X Double Dissipation

  • Full-load : 65 °C (fan speed: Auto @64%)
  • Idle : 34 °C (fan speed: Auto @20%)
SONY DSC

Sebagai pasokan daya tambahan untuk menjamin graphics card ini dapat bekerja dengan normal, XFX menempatkan masing-masing satu buah konektor daya 8-pin dan 6-pin PCIe sesuai dengan standar dari AMD.

SONY DSC

XFX R9 280X Double Dissipation dilengkapi dua konektor Crossfire untuk melipatgandakan kemampuan komputasi grafis dengan menggunakan hingga empat buah graphics card sejenis. Walaupun begitu, pemasangan Crossfire Bridge tampaknya hampir tidak mungkin dilakukan karena terhalang cover heatsink yang melebar jauh ke samping. Solusinya adalah dengan mencopot cover heatsink agar Crossfire Bridge dapat dipasang. Akan tetapi hal ini tentu tidak menjadi masalah jika pengguna tidak menggunakan konfigurasi multi-GPU.

SONY DSC

XFX R9 280X Double Dissipation menyediakan konektor display sebagai berikut:

  • 2x DVI-I
  • 2x mini DisplayPort
  • 1x HDMI

Cukup disayangkan XFX tidak menyertakan konverter DVI-I ke D-Sub mengingat masih cukup banyak pengguna komputer di Indonesia yang menggunakan monitor dengan input tersebut. Walaupun begitu, hal tersebut dapat diatasi dengan membeli konverter tersebut di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau, ataupun dengan menggunakan monitor dengan input DVI/HDMI/mini-DP.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Bodi Lenovo Legion Pro 5i Gen 10 Form Factor Clamshell…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

November 3, 2026 - 0

Arkade Gaming Gun Siap Ubah Cara Main FPS di PC

Arkade Gaming Gun menawarkan controller unik untuk bermain FPS berbentuk…
November 3, 2026 - 0

Nagoshi Studio Resmi Bubar & GANG OF DRAGON Nasibnya Tak Pasti

Nagoshi Studio akhirnya dipastikan resmi bubar setelah NetEase menghentikan total…
November 3, 2026 - 0

AutoFull Luncurkan Lini Gaming Chair C3 Pro Dengan Kenyamanan Ekstra

AutoFull luncurkan lini kursi gaming C3 Pro Series, menawarkan fitur…
November 2, 2026 - 0

ATTACK SHARK Umumkan X60 Gaming Headset dengan Dock Charger RGB

ATTACK SHARK merilis headset gaming X60 yang dilengkapi dengan Dock…