Review Deepcool Lucifer: Heatsink Fanless Berukuran Besar!

Reading time:
April 23, 2014

Bagi enthusiast user, heatsink 3rd party merupakan salah satu komponen yang umumnya ada di daftar belanja mereka ketika merakit sistem baru. Performa yang umumnya lebih baik dari heatsink bawaan dan juga bentuknya yang menarik membuat komponen tersebut banyak diminati. Sayangnya, beberapa heatsink tersebut mempunyai suara yang cukup mengganggu saat sedang digunakan. Deepcool, perusahaan asal China yang bergerak di bidang komponen PC khususnya cooling, baru saja meluncurkan sebuah heatsink third party yang diklaim mampu menahan panas tanpa bantuan kipas! Produk yang diberi nama Deepcool Lucifer tersebut diklaim mampu menahan panas dari sebuah prosesor dengan Thermal Design Power (TDP) dibawah 100 watt. Penasaran dengan performanya? Yuk kita simak review kami berikut ini.

Gallery

SONY DSC

Penampakan dari boks Lucifer, dibalut dengan warna hitam dengan logo berwarna hijau dan ditambah gambar topeng yang membuat boks tersebut menarik untuk dilihat.

SONY DSC

Beberapa informasi terkait spesifikasi Deepcool Lucifer ini.

SONY DSC

Daftar soket yang dapat menggunakan heatsink tersebut.

SONY DSC

Beberapa fitur yang terdapat pada Lucifer juga ditampilkan pada boks tersebut.

Kemasan Penjualan

SONY DSC

Terdapat 3 boks kecil pada paket penjualan Lucifer. Tiga boks tersebut berisi heatsink, mounting, serta fan.

Boks Mounting

SONY DSC

Terdapat 5 plastik pada boks mounting. Berisi berbagai macam tool untuk membantu pemasangan heatsink ke motherboard.

Plastik Intel LGA 1366/115X/775

SONY DSC

Isi dari plastic mounting Intel. Terdapat mounting untuk LGA 1366/115X/775.

SONY DSC

Backplate dari heatsink Lucifer. Bagian terluar dari backplate ini diperuntukkan untuk Intel, sedangkan bagian dalam untuk AMD.

SONY DSC

Screw bolt, berguna untuk membantu pemasangan backplate ke motherboard.

SONY DSC

Insulation Pillar, Berguna untuk mensejajarkan mounting dengan prosesor.

SONY DSC

De-vibration buckle, berguna untuk mengunci screw bolt pada backplate dan juga untuk meredam getaran.

SONY DSC

Mounting bracket untuk Intel. Kompatibel dengan LGA 1366/115X/775. LGA 2011 juga menggunakan mounting ini yang menggunakan lubang paling luar yaitu 1366. Sedangkan untuk LGA 115X menggunakan lubang tengah dan LGA 775 adalah lubang paling dalam.

SONY DSC

Nut untuk mengunci screw bolt serta insulation pillar ke motherboard.

SONY DSC

Retention Plate, untuk mengunci mounting dengan heatsink agar terpasang secara benar.

Plastik Intel LGA 2011

SONY DSC

Double Screw Bolt, untuk menyambungkan soket-X pada LGA 2011 dengan mounting. Di plastik Intel bertuliskan LGA 2011 ini hanya terdapat tool tersebut, namun Anda dapat menggunakan nut, retention plate dan juga mounting yang terdapat pada plastik Intel LGA 1366/115x/775.

Plastik AMD

SONY DSC

Mounting bracket AMD, berfungsi untuk pemasangan heatsink ke motherboard AMD yang bertipe FM1, AM3/+, dan AM2/+. Sama seperti Intel LGA 2011, pada plastik AMD ini hanya terdapat 1 buah mounting, namun Anda dapat menggunakan backplate, screw bolt, de-vibration buckle, insulation pillar dan juga retention plate yang terdapat pada plastik Intel LGA 1366/115x/775.

Plastik Aksesoris

SONY DSC

Pada plastik aksesoris ini diberikan beberapa tool tambahan. Terdapat empat buah mounting fan, sehingga Anda memasang dua buah kipas ke heatsink tersebut. Lalu ada thermal paste dan juga stiker berlogo topeng.

FAN

SONY DSC

Deepcool memberikan 1 buah kipas berwarna hijau bercampur hitam yang disertakan dalam paket penjualan heatsink tersebut.

SONY DSC

Fan tersebut mampu berputar di kecepatan 200-1400 RPM. Adapun ukuran dari fan tersebut adalah 14 mm.

Heatsink

SONY DSC

Inilah penampakan dari Deepcool Lucifer. Terlihat besar dengan bentuk yang unik.

SONY DSC

Bagian atas dari heatsink, terlihat 6 buah heatpipe siap mendistribusikan panas. Terlihat juga logo topeng yang sangat khas.

SONY DSC

Kerapatan sirip sirip dari heatsink tersebut tergolong rapat.

SONY DSC

Deepcool melindungi dasar dari heatsink dengan sebuah stiker. Tidak lupa di stiker tersebut ditulis peringatan untuk melepas stiker tersebut sebelum pemasangan.

SONY DSC

Bagian bawah dari heatsink tersebut, kita dapat melihat heatpipe yang menembus badan heatsink.

SONY DSC

Dasar heatsink ini menggunakan “mirror finish” yang menandakan dasar dari heatsink tersebut permukaanya benar-benar datar dan halus.

Load Comments

Gadget

June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Jawab 30+ Pertanyaan Seputar Poco X3 Pro

Poco telah memperkenalkan Poco X3 Pro di pasar Indonesia sebagai…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…
June 4, 2021 - 0

Video: Review Live On – Pra-bayar, Paket Kuota Besar, Ga Ribet!

Semua pengguna layanan internet dari operator selular prabayar, tentunya berharap…

Laptop

June 14, 2021 - 0

Review HP Envy x360 13-bd0062TU: Laptop 2-in-1 EVO Kelas Premium yang Relatif Terjangkau

Setelah sebelumnya kami mereview HP Pavilion X360 14 Kali ini…
June 10, 2021 - 0

Review Acer Aspire 5 Ryzen 5000: Laptop Kencang yang Mudah Di-Upgrade

Acer baru saja memperkenalkan seri Acer Aspire 5 Ryzen 5000…
June 9, 2021 - 0

Review HP Pavilion x360 Convertible 14 (dy0061TU): Laptop 2-in-1 Unik, Harga Bersahabat!

Berbekal Intel Core i3 Gen 11th dan layar sentuh plus…
June 3, 2021 - 0

Review Lenovo Ideapad Gaming 3 N1ID: Kencang Buat Gaming dan Edit Video, Cuma Rp 11 Jutaan

Mencari laptop dengan performa yang tinggi dan bisa diajak gaming…

Gaming

June 15, 2021 - 0

Guilty Gear Strive Tembus 300 Ribu Kopi!

Terus membicarakan rilis game AAA di genre yang lebih mainstream,…
June 15, 2021 - 0

RE Village Dapat DLC, RE: Verse Rilis Juli 2021

Event E3 dan bulan Juni dimana ia diselenggarakan memang selalu…
June 15, 2021 - 0

Detail Baru Elden Ring

Penantian yang akhirnya terbayarkan manis, ini mungkin kalimat yang tepat…
June 14, 2021 - 0

Twelve Minutes Rilis Agustus 2021

Melihat nama Annapurna Interactive di trailer video game biasanya sudah…