Review Silverstone NT06-P: Heatsink Low Profile dari Silverstone!

Reading time:
April 26, 2014

Spesifikasi Testbed + Software

DSC07985

Berikut ini spesifikasi testbed yang kami gunakan dalam review Silverston NT06-P ini:

  • Processor: Core i5-4670K (default: 3,8Ghz, 1.05 V, overclocked: 4.2Ghz, 1.15 V)
  • Memory: Kingston HyperX DDR3 – 1600 Mhz 2x 4 GB (XMP)
  • Motherboard: MSI Z87 Mpower SP
  • Graphic Card: Nvidia GTX 480
  • Casing: Corsair Carbide 400R
  • Storage: Kingston HyperX 3K 120 GB
  • Power Supply: Galaxy Hall Of Fame 1200W
  • Operating System: Windows 7 Ultimate 64-Bit SP 1

Program yang Digunakan

  • LinX 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar LinX memenuhi penggunaan memory sebanyak 7000 MB.
  • Core Temp 1.0 RC3 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
  • CPU-Z 1.64.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Skenario Pengujian

Skenario pengujian kami sebagai berikut:

  • Memberikan Full Load kepada CPU selama +/- 30 Menit dan Idle Time +/- 3 Menit.

Dengan skenario pengujian ini, mari kita lihat performa dari Silverstone NT06-P. Kami menjaga suhu ruangan berkisar diantara 27oC – 28oC.

*NB: Keadaan Idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian.

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama benchmark berlangsung dan idle time.

Default (3,8Ghz @1,05 V)

Untitled

Saat pengujian dengan sistem berjalan default, heatsink dari Silverstone ini mampu menahan suhu dikisaran 65oC.  Tercatat  +/- 5odibandingkan dengan heatsink bawaan Intel yang suhunya berada di kisaran  70.6oC. Sedangkaan saat idle suhu dari NT06-p ini berada dikisaran  35oC. Hanya berbeda  2oC dari heatsink bawaan Intel yang mencatatkan suhu dikisaran  37oC.

OC

Pada kondisi prosesor dioverclock, perbedaan suhu dari kedua heatsink menjadi cukup signifikan. NT06-P mencatatkan suhu maksimal di kisaran  74oC. Sedangkan heatsink bawaan prosesor hanya bisa menahan suhu di kisaran 89.2oC, perbedaan yang tercatat berada pada kisaran  +\-15.2oC. Pada saat idle tidak ada perbedaan yang cukup berarti, hanya  0.8oC.

Kesimpulan

DSC07982

Heatsink keluaran Silverstone yang satu ini cukup mampu menahan panas dari sebuah Intel Core i5 kami, baik dalam keadaan default maupun teroverclock. Enam buah heatpipe siap membantu mendistribusikan panas ke sirip fan dengan baik.

Paket penjualan dari heatsink ini juga tergolong cukup lengkap. Heatsink ini bisa digunakan hampir di semua soket AMD dan Intel berkat mounting kit yang disertakan dalam paket penjualan.

Pemasangannya juga tergolong cukup mudah. Walaupun begitu, terdapat catatan kecil yang harus Anda perhatikan terkait pemasangan crossbar. Pemasangan bagian tersebut terlihat lebih rumit dikarenakan Anda harus mensejajarkan crossbar tersebut ke mounting bracket dengan kondisi heatsink yang terpasang ke motherboard. Satu lagi catatan kecil yang kami dapatkan selama pengujian, suara dari fan bawaan Silverstone ini juga cukup mengganggu saat dijalankan full speed.

Selain mendinginkan prosesor, heatsink tersebut juga turut membantu mendinginkan sekeliling prosesor, sebut saja komponen RAM dan VRM. Selain itu, kompatibilitas RAM yang baik juga salah satu keunggulan dari heatsink ini. Silverstone NT06-P ini bisa menjadi salah satu alternatif Anda yang sedang mencari heatsink low profile. Dengan dana di kisaran $50 Anda sudah dapat membawa pulang Silverstone NT06-P ini.

Kelebihan

– Low profile membuat kompatibiltas dengan RAM berheatspreader tinggi baik.

– Pemasangan yang tergolong mudah (walaupun ada sedikit catatan kecil untuk crossbar)

Kekurangan

– Fan yang tergolong mengganggu saat berjalan secara full speed.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…