Review Thermolab CPU Cooler LP53: Heatsink Mini ITX Berkemampuan Tinggi!

Reading time:
April 5, 2014

Komputer berperforma tinggi tidak lagi identik dengan sebuah PC berukuran besar. Banyak pengguna PC beralih ke form factor yang lebih mungil karena pertimbangan portabilitas. Ketika membutuhkan sebuah workstation atau mesin gaming yang bertenaga yang juga dapat diajak berpergian, sistem mini ITX bisa jadi pilihan. Tentunya sebuah komputer yang bertenaga tak dapat bekerja maksimal tanpa sistem pendinginan yang baik.

Sistem pendingin sangat penting, mengingat prosesor akan berjalan secara maksimal jika berjalan di temperatur yang bersahabat. Namun, untuk komputer berukuran kecil, tidak banyak sistem pendingin yang bisa dipilih, karena memang produk 3rd party yang cocok jumlahnya tidak terlalu banyak. Mengandalkan stock cooling mungkin bisa jadi salah satu cara yang bisa digunakan. Hanya saja, stock cooling kurang bisa memberikan pendinginan yang memadai untuk sistem dengan prosesor kencang. Tak heran banyak para enthusiast user yang mengurungkan niatnya membangun sistem mini ITX karena tidak menemukan heatsink yang cukup mumpuni.

Seakan membaca permintaan pasar, Thermolab mencoba menghadirkan sebuah solusi pendingin untuk sistem mini ITX.  Perusahaan yang mengkhususkan pada diri pada heatsink ini baru saja meluncurkan CPU Cooler dengan tema Slim and Quiet, dinamakan Thermolab LP53. Heatsink berbahan dasar pure copper ini siap menjinakkan panas dari sebuah prosesor berkemampuan tinggi. Penasaran denga performanya? Mari kita simak review berikut ini.

Gallery

SONY DSC

Sisi depan dari boks LP53 ini, terlihat minimalis dengan bahan karton berwarna coklat.

SONY DSC

Di salah satu sisi samping dari boks, terlihat penjelasan tentang soket apa saja yang dapat menggunakan heatsink ini. Tidak lupa, Thermolab menyertakan spesifikasi ukuran dari heatsink tersebut. Terlihat heatsink ini hanya mendukung soket Intel LGA 115X.

SONY DSC

Di sisi sebaliknya, kita dapat melihat tujuan heatsink ini dibuat.

SONY DSC

Lalu di bagian bawah boks, kita dapat melihat kembali spesifikasi tentang bahan dasar yang dipakai untuk membuat heatsink, serta spesifikasi fan yang digunakan.

Paket Penjualan

Paket penjualan dari Thermolab LP53 ini tergolong minimalis. Perusahaan dari Korea Selatan ini hanya menyertakan perlengkapan pendukung esensial saja, tanpa ada tambahan aksesoris atau tool tambahan. Di dalam kemasan paket penjualan yang memang juga berukuran kecil tersebut, selain unit heatsink tersebut, terdapat:

  • Buku manual
  • Baut
  • Fitting

 

SONY DSC
HSF LP53 dan manual book.
SONY DSC
Baut dan fitting.
SONY DSC
Baut ini digunakan untuk mengencangkan heatsink ke motherboard.
SONY DSC
Fitting, untuk membantu saat melakukan pemasangan heatsink ke motherboard.

Thermolab LP53

SONY DSC

Inilah penampakan dari Thermolab LP53. Terlihat heatsink berwarna orange berbahan dasar copper yang telah dipasangkan fan berukuran 9 cm.

 

SONY DSC

Terdapat dua buah heatpipe yang siap membantu meredam panas dari prosesor yang ada di komputer.

SONY DSC

Sirip heatsink dari LP53 yang tergolong rapat. Kita juga dapat melihat heatpipe yang melewati sirip heatsink tersebut.

SONY DSC

Bagian atas dari LP53. Terlihat ujung dari heatpipe yang dimiliki oleh heatsink tersebut.

SONY DSC

Thermolab juga sudah menyediakan thermal paste yang sudah diaplikasikan ke dasar heatsink.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…