Sony Perkenalkan Digital Paper Seharga US$ 1.100

Author
Ozal
Reading time:
April 3, 2014

Sony akhirnya resmi meluncurkan perangkat pembaca dan pembuat dokumen digital, menyerupai tablet dengan ketebalan 7mm dan seukuran kertas A4. Sony menyebutnya sebagai perangkat Digital Paper yang dikhususkan bagi pengguna yang sering membaca dan mengerjakan dokumen hingga menggambar di perangkat mobile.

Sony

Harganya pun cukup mahal, mengingat pasarnya memang ditujukan untuk pengguna kalangan korporat. Perangkat e-paper itu akan dijual dengan harga retail sebesar US$ 1.100 (Rp 12,5 juta). Rencananya, Digital Paper akan mulai dijual pada Mei mendatang dan siap melawan pasar tablet Kindle dari Amazon yang harganya jauh lebih murah.

Adapun ukuran layar sentuhnya seluas 13,3 inci dengan resolusi 1200 x 1600 piksel serta telah menggunakan Mobius, bahan display jenis baru. Mobius menggunakan bahan dasar plastik, sehingga memiliki setengah dari bobot display yang terbuat dari kaca. Secara keseluruhan, Digital Paper juga memiliki bobot 357 gram.

Guna memudahkan penggunanya mengutak-atik lembar kerja, Digital Paper juga telah dilengkapi stylus pen yang bentuknya mirip pulpen biasa. Selain itu, perangkat telah dibenami memory internal 4GB yang mampu menyimpan 2.500 file PDF dan juga mendukung penggunaan kartu microSD. Sementara untuk urusan konetivitas, Wi-Fi dan USB juga telah tertanam.

Selain mendukung format file PDF, perangkat juga bisa membuka file Microsoft Word, PowerPoint, dan Excel yang kemudian langsung dikonversikan ke dalam bentuk format PDF. Canggihnya lagi, Digital Paper mampu menampilkan dokumen teks dan grafis  digital yang tampilannya hampir identik dengan dokumen tercetak. Sehingga, ketika orang melihat dari kejauhan, tampilannya benar-benar mirip dengan kertas dokumen sungguhan.

sony 2

“Ini adalah pengganti untuk sebagian besar kertas yang terus meribetkan banyak kantor dan institusi. Digital Paper menawarkan sesuatu yang sederhana, pengalaman intuitif, dan memberikan keuntungan profesional dan ditambah kemampuan secara nirkabe,l mengakses solusi manajemen dokumen serta pengarsipan konten lainnya.” kata Bob Nell, director Digital Paper Solutions Sony Electronics dalam pernyataan resminya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…