Taiwan Tak Terima Asus Zenfone Dijual ‘Lebih Mahal’

Author
Ozal
Reading time:
April 20, 2014

Tidak semua vendor smartphone global memberikan hak ekslusif ke konsumen dalam negerinya dengan memberikan harga jual perangkatnya paling murah dibanding negara lain. Salah satunya Asus yang baru saja merilis trio smartphone murahnya, seri Zenfone.

Asus yang merupakan vendor asal Taiwan telah mendapatan kritikan tajam dari konsumen dalam negerinya sendiri. Ini lantaran, seperti dikutip dari China Post, pihaknya menjual Zenfone 5 dan Zenfone 6 di Taiwan jauh lebih mahal dari Cina. Yang lebih mengecewakan lagi bagi konsumen Taiwan ialah, Asus secara khusus memberikan upgrade spesifikasi Zenfone yang lebih baik untuk pasar Cina. Belum ada info apapun terkait spesifikasi khusus tersebut.

asus 2

Harga yang ditawarkan Asus untuk kedua smartphone tersebut di Taiwan NT$ (Dolar Taiwan) 500 (Rp 200 ribu) lebih mahal dari Cina. Di negara asalnya itu, Zenfone 5 dijual NT$ 4.990 (Rp 1,9 juta), sementara Zenfone 6 senilai NT$ 6.990 (Rp 2,6 juta). Padahal secara geografis, kedua negara tersebut berdekatan dan sama-sama memiliki pabrik perakitan sejumlah perangkat Asus.

Akhirnya, Chairman Asus sendiri, Jonney Shih langsung meminta maaf atas masalah tersebut. “Kami benar-benar minta maaf atas ketidaknyamanan yang kami bawa ke konsumen Taiwan. Kami tidak melakukan dengan baik dalam beberapa aspek dan kami menerima kesalahan itu dengan pikiran terbuka,” ujar Shin.

Kemudian, pihaknya pun berjanji akan memotong harga kedua perangkat tersebut dan memberikan upgrade spesifikasi khusus untuk pasar Taiwan. Selain itu, konsumen Taiwan yang sudah terlanjur melakukan pre-order Zenfone diberi kompensasi pengembalian perangkat. Saat ini, sekitar 20 persen dari 80.000 pre-order Zenfone telah dikembalikan ke Asus.

Langkah yang dilakukan Asus di Cina ini sendiri guna menghadapi persaingan ketat dari Xiaomi, vendor smartphone lokal. Terlebih, Xiaomi telah merilis phablet octa-core 5,5 inci, Hongmi Note di Cina dengan harga ‘tak masuk akal’, yakni 799 yuan (Rp 1,5 juta) saja. Cina juga menjadi pasar smartphone terbesar di dunia saat ini yang mesti dimasuki Asus. Asus pun menargetkan, lima juta unit bisa ludes terjual di seluruh dunia pada akhir tahun nanti.

asus

Pihaknya sendiri juga baru saja meluncurkan trio Zenfone-nya di Indonesia. Harganya memang lebih mahal dibandingkan Taiwan maupun Cina. Untuk Zenfone 4 dibanderol Rp 1,1 juta, Zenfone 5 Rp 2,1 juta, sementara Zenfone 6 dijual sebesar Rp 3,1 juta.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…