Turki Resmi Cabut Larangan Twitter

Pada akhir Maret lalu, pemerintah Turki secara resmi mengumumkan telah memblokir Twitter. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar berita mengenai berbagai tuduhan korupsi di negara tersebut dapat diblok.
Bahkan pemerintah Turki melakukan berbagai cara untuk mempersempit ruang gerak rakyatnya yang berusaha ingin mengakses Twitter dengan mengeblok Google DNS.
Namun kali ini, larangan akses Twitter di Turki tampaknya tidak akan berjalan lama. Menurut berita yang kami sadur dari Reuters, Tayyip Erdogan selaku Perdana Menteri Turki dan mahkamah konstitusi telah berunding dan menyimpulkan untuk mencabut larangan penggunaan Twitter di negaranya itu.
“Larangan ini telah melanggar kebebasan berekspresi”, terang Erdogan. Larangan tersebut juga tentunya sangat melanggar sistem pemerintahan Turki yang dikenal sebagai negara republik konstitusional yang demokratis.
Sebelumnya, larangan akses Twitter di Turki sempat membuat geram pemerintah Amerika Serikat dan secara terbuka menekan pemerintah Turki untuk menghapus larangan tersebut.
Kini, larangan tersebut sudah resmi dicabut dan situs microblogging tersebut dibanjiri pesan dari berbagai negara, “Welcome back to Twitter, Turkey”. Akan tetapi, beberapa beberapa pengguna di Turki ada yang mengeluh belum dapat mengakses situs tersebut.













