Apple Tawarkan Jabatan Senior untuk Pendiri Beats Audio?

Reading time:
May 12, 2014

Spekulasi mengenai ketertarikan Apple yang ingin mengakuisisi salah satu perusahaan penyedia perangkat audio ternama, Beats Audio, kembali bergulir. Setelah beberapa hari yang lalu Apple menawarkan dana yang cukup fantastis kepada Beats Audio, kini perusahaan berlogo buah “Apel” itu dilaporkan akan menawarkan posisi jabatan senior di Apple untuk dua orang pendiri Beats Audio.

Jimmy Iovine dan Dr Dre
Jimmy Iovine dan Dr Dre

Kedua orang pendiri Beats Audio itu di antaranya adalah Jimmy Iovine dan penyanyi rap ternama di dunia, Andre Young atau biasa dikenal dengan nama Dr. Dre. Menurut berita yang kami sadur dari Ubergizmo, tawaran yang diajukan oleh Apple kepada dua pendiri Beats Audio, diharapkan dapat memperlancar proses negosiasi antara kedua perusahaan.

Namun sayangnya, jabatan posisi yang ditawarkan oleh Apple kepada dua pendiri Beats Audio itu masih belum terlalu jelas. Terdapat dugaan bahwa, Jimmy dan Dr. Dre akan berperan sebagai penasihat khusus di perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat.

Namun, Apple juga dikabarkan tidak keberatan bila Jimmy dan Dr. Dre tetap ingin menjalankan Beats Audio secara terpisah, namun tetap dibawah naungan bendera Apple. Saat ini, kedua pendiri Beats Audio tersebut masing-masing memiliki kesibukan tersendiri di industri musik. Bahkan Jimmy saat ini masih aktif sebagai ketua di Universal Music Group.

Berbeda dengan Jimmy, Dr. Dre baru-baru ini membuat sensasi terbaru berupa video yang diunggahnya ke Facebook yang berkaitan dengan perusahaannya yang akan dibeli oleh Apple. Didalam video tersebut, Dr. Dre menyatakan bahwa dirinya adalah seorang hip-hop milliarder pertama dengan menyinggung tawaran dana yang diajukan Apple untuk mengakuisisi Beats Audio senilai USD 3,2 miliar.

Tawaran senilai USD 3,2 miliar untuk mengakuisisi Beats Audio, merupakan penawaran paling tinggi dan pertama yang dilakukan oleh Apple. Melalui penawaran yang sangat fantastis itu, Apple juga ingin turut memborong layanan musik streaming milik Beats Audio agar dapat mengembangkan lagi layanan musik streaming milik Apple, yakni iTunes Radio.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…