[PR] ZTE Mendukung Telkom Indonesia Meningkatkan Jaringan Backbone Jawa

Reading time:
June 16, 2014

ZTE_logo

Solusi DWDM/OTN dari ZTE akan diterapkan untuk memperbarui jaringan  backbone Jawa dengan teknologi generasi terbaru, 100G

16 Juni 2014, Jakarta, Indonesia – ZTE Corporation (ZTE) (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ), sebuah perusahaan publik global penyedia peralatan telekomunikasi, solusi-solusi jaringan, dan perangkat mobile, dengan bangga mendukung Telkom Indonesia dalam meningkatkan jaringan backbone Jawa. Pembaruan ini akan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 10 kali lipat di hampir seluruh jaringan dalam backbone Jawa. Pembaruan ini akan memberikan dukungan terbaik bagi Telkom Indonesia dalam upayanya untuk meningkatkan kepuasan pelanggan mereka.

Solusi pemusatan dense wavelength division multiplexing/optical transport (DWDM/OTN), yang merupakan solusi unggulan dari ZTE, saat ini sedang dalam proses penerapan ke dalam jaringan backbone Jawa. Solusi ini akan meningkatkan kapasitas jaringan yang pada awalnya 10 gigabits per detik (10G) menjadi 100G. Kedua sistem teknologi tersebut, 100G dan 10G, akan bekerja secara bersamaan di dalam satu jaringan fiber optik. Hal ini dapat dilakukan berkat Guard Band dari ZTE yang memungkinkan kedua sistem dapat bekerja secara simultan.

“Backbone Jawa memiliki peranan yang sangat strategis, oleh karena itu jaringan tersebut membutuhkan infrastruktur dengan daya tahan serta stabilitas yang tinggi,” jelas Gong Ming, Chief Technology PT ZTE Indonesia. “Kami merasa bangga karena diberikan kesempatan oleh Telkom Indonesia untuk menyediakan teknologi dan solusi unggulan dari ZTE, dalam memperbarui jaringan yang sudah ada dengan teknologi terbaru yaitu 100G.”

Jaringan backbone Jawa yang terbentang dari provinsi Jawa Barat hingga Jawa Timur, menghubungkan seluruh kota-kota besar di pulau jawa. Jaringan ini merupakan jaringan tersibuk di Indonesia, dengan kapasitas total pertukaran data terbesar, serta tingkat pertumbuhan data tertinggi. Dengan pesatnya pertumbuhan jumlah pengguna serta perkembangan teknologi yang sangat cepat, peningkatan jaringan ke teknologi 100G akan memungkinkan Telkom Indonesia untuk lebih leluasa mengembangkan layanan bisnis broadbandnya dan meningkatkan kepuasan pelanggan mereka. Telkom Indonesia merupakan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia.

Dalam modernisasi jaringan backbone Jawa, ZTE menyediakan sistem ZXWM M920 DWDM. Sistem ini bermanfaat untuk membantu Telkom Indonesia membangun Bearer Network (DWDM/OTN) yang siap untuk menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Selain itu, bersama dengan ZTE NetNumenTM U31 NMS, kedua sistem ini akan memungkinkan pembangunan jaringan yang fleksible, berdaya tahan tinggi, efisien, dan dapat dikelola dengan mudah untuk menerapkan berbagai layanan terbaru yang memanfaatkan teknologi 100G.”

Dengan menggunakan solusi-solusi dari ZTE, Telkom Indonesia akan mampu memaksimalkan nilai investasi mereka. Hal ini mungkin terjadi karena solusi-solusi dari ZTE dapat meningkatkan keandalan serta keamanan, memberikan kemudahan dalam perawatan, meningkatkan efisiensi operasional jaringan serta administrasi dan pengelolaan (OA&M), memungkinkan transmisi super-long-haul, dan memiliki kemampuan transmisi data dengan kecepatan 100G yang sempurna. Selain itu, solusi ini juga dapat mengurangi total biaya kepemilikan, serta menyediakan beberapa keunggulan, seperti fleksibilitas, kemampuan untuk dapat diperluas, dan kemampuan untuk dapat diukur yang tinggi.

Selama lebih dari 10 tahun, solusi-solusi unggulan dari ZTE telah diterapkan oleh Telkom Indonesia. Proyek-proyek kerjasama Telkom Indonesia dengan ZTE adalah sebagai berikut:

1. Pada bulan Mei 2004, ZTE mendapatkan kontrak sebagai penyedia tunggal untuk membangun transmisi jaringan backbone Jawa yang menghubungkan seluruh kota-kota besar di pulau Jawa.

2. Pada tahun 2005, ZTE memenangkan kontrak untuk mengerjakan proyek peningkatan kapasitas tahap pertama pada jaringan backbone Jawa.

3. Pada bulan Desember 2006, ZTE mendapatkan kontrak untuk menangani proyek JDCS submarine cable DWDM TK. Menyusul kemenangan kontrak untuk jaringan backbone Jawa, ini adalah kali kedua ZTE membangun WDM backbone untuk Telkom Indonesia. Namun pada kesempatan ini, ZTE juga menyediakan solusi terintegrasi untuk proyek turnkey kabel bawah laut. Sebagai perpanjangan dari jaringan Jawa backbone, jaringan ini menghubungkan seluruh kota-kota besar di pulau Jawa dan Bali, yang merupakan pulau-pulau dengan populasi terpadat di Indonesia.

4. Pada bulan Maret 2007, ZTE memenangkan kontrak untuk proyek perpanjangan jaringan  backbone Jawatahap kedua.

5. Pada bulan Oktober 2007, ZTE memenangkan proyek peningkatan dan rekonstruksi jaringan backbone Jawa.

6. Pada bulan November 2007, ZTE mendapatkan kontrak proyek RMJ SDH backbone network TK untuk membangun jaringan SDH di pulau Sumatra dan menyediakan solusi terintegrasi turnkey untuk OSP.

7. Selama tahun 2009 hingga 2013, ZTE menyelesaikan beberapa proyek untuk Telkom Indonesia, termasuk peningkatan kapasitas jaringan dengan menambahkan lambda10G baru ke dalam jaringan backbone Jawa. Selain itu ZTE juga mengerjakan dan juga beberapa proyek untuk mengkonfigurasi ulang link yang sudah ada untuk mengoptimalkan desain konfigurasi jaringan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…