Review Digital Alliance R9 280 OC: VGA AMD Tahiti Termurah Lahir Kembali

Reading time:
July 5, 2014

Graphics Card

digital alliance r9 280 oc card

Radeon R9 280 milik Digital Alliance hadir dengan sistem pendingin non-reference andalan mereka sendiri. Untunglah sistem pendingin tersebut tetap mengusung desain dual-slot sehingga tidak memakan banyak ruang di dalam casing komputer dan memudahkan pemasangan pada konfigurasi multi-GPU. Digital Alliance R9 280 OC sendiri memiliki ukuran bodi sebesar 266.65 x 111.2 x 38 mm.

digital alliance r9 280 oc heatpipes 01 digital alliance r9 280 oc heatpipes 02

Sistem pendingin Digital Alliance R9 280 OC dilengkapi tiga buah heatpipe tembaga dengan diameter @8 mm. Tiga heatpipe tersebut bertugas mengalirkan panas dari komponen baseplate menuju sirip-sirip alumunium.

digital alliance r9 280 oc fans

Proses pelepasan panas dari sirip-sirip alumunium dibantu oleh dua buah kipas dengan diameter @92 mm.

Untuk menguji kemampuan sistem pendingin Digital Alliance R9 280 OC, kami menjalankan aplikasi Unigine Heaven dan mendapatkan hasil sebagai berikut.

Digital Alliance R9 280 OC

  • Full-load: 65 °C (Fan speed-Auto @44%)
  • Idle: 33 °C (Fan speed-Auto @25%)

Walaupun Digital Alliance tidak menawarkan feature spesial pada sistem pendingin mereka, kemampuan sistem pendingin tersebut patut diacungi jempol. Temperatur graphics card dengan spesifikasi clock lebih tinggi tersebut tetap berada di bawah angka 70 °C. Bahkan kipas sistem pendingin tersebut tidak harus berputar pada kecepatan tinggi untuk menghasilkan temperatur kerja seperti itu sehingga tingkat kebisingan dapat ditekan serendah mungkin.

digital alliance r9 280 oc bottom-side pcb

Digital Alliance R9 280 OC dilengkapi lempengan logam yang menutupi keseluruhan permukaan sisi bawah PCB graphics card. Lempengan logam tersebut berfungsi memperkuat PCB sehingga tidak mudah bengkok.

digital alliance r9 280 oc memory chips

Digital Alliance R9 280 OC dilengkapi chip memori SKHynix H5GC2H24BFR-T2C dengan rating kecepatan 6000 MHz. Tampaknya chip memori pada graphics card ini dapat dioperasikan pada kecepatan lebih tinggi dibandingkan kecepatan standarnya.

digital alliance r9 280 oc crossfire fingers & bios switch

Digital Alliance R9 280 OC menyediakan dua konektor Crossfire untuk mengakomodir konfigurasi multi-GPU dengan menggunakan hingga empat graphics card serupa. Bersebelahan dengan konektor Crossfire dapat ditemukan switch Dual BIOS untuk memilih BIOS utama dan BIOS cadangan. BIOS cadangan akan sangat membantu jika BIOS utama mengalami kerusakan seperti diakibatkan kegagalan flashing.

digital alliance r9 280 oc power connector

Digital Alliance R9 280 OC dilengkapi konektor daya PCIe 8-pin + 6-pin dimana hal tersebut menandakan graphics card dapat menerima asupan daya hingga sebesar 300 Watt.

digital alliance r9 280 oc display connector

Digital Alliance R9 280 OC menyertakan konektor display sebagai berikut:

  • 1x Dual-link DVI-I
  • 1x HDMI
  • 2x mini-Display Port

Graphics card ini siap menjalankan konfigurasi multi-monitor Eyefinity dengan menggunakan hingga enam buah monitor dan siap menangani perangkat display Ultra HD/4K.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Bodi Lenovo Legion Pro 5i Gen 10 Form Factor Clamshell…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

November 2, 2026 - 0

ATTACK SHARK Umumkan X60 Gaming Headset dengan Dock Charger RGB

ATTACK SHARK merilis headset gaming X60 yang dilengkapi dengan Dock…
November 2, 2026 - 0

Petit Planet Umumkan Tanggal Rilis & Versi Switch 2

Petit Planet akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi untuk PC dan…
November 2, 2026 - 0

EPOMAKER EM3 Hadirkan Mouse Gaming Carbon Composite nan Ringan

EPOMAKER M3 tawarkan mouse ringan yang menggabungkan material komposit serat…
November 2, 2026 - 0

EA Diklaim Tutup BioWare Demi Modal Membuat Star Wars Battlefront 3

Rumor terbaru mengklaim alasan utama di balik keputusan EA untuk…