Samsung Akan Matikan Samsung Knox Security

Author
Cerira
Reading time:
July 13, 2014
samsung-knox (1)

Setelah menghabiskan jutaan dolar dalam mengembangkan sistem keamanan untuk piranti Android dengan Samsung Knox namun nampaknya pengembangan yang hampir berjalan selama 18 bulan tersebut tidak ada kemajuan, tersiar kabar bahwa Samsung akan mematikan sistem keamanan end-to-end-nya tersebut. Namun untuk membantu Samsung agar proyek jutaan dolarnya tersebut tidak terbuang sia-sia, Google berencana akan mengintegrasikan sistem keamanan Knox tersebut dalam mobile OS Android 5.0 L yang akan segera diluncurkan.

Menurut laporan dari Forbes berdasar analisis Bob Egan, seorang analis pasar terkemuka, penasehat eksekutif dan pendiri grup Sepharim, Google memang akan membantu Samsung menyelamatkan sistem keamanan yang tengah dalam masa pengembangan namun terancam dihentikan tersebut, dengan cara mengintegrasikannya ke sistem operasi Android terbaru, tentunya untuk mendukung sistem keamanannya. Selama ini Samsung diketahui sudah menghabiskan dana jutaan dolar baik untuk pengembangan maupun marketing dari sistem keamanan yang dirancang khusus oleh Samsung dari aplikasi hingga hardware tersebut.

knox samsung

Langkah yang diambil Samsung untuk menghentikan pengembangan sistem keamanan andalannya tersebut tidak mengejutkan untuk beberapa pihak mengingat laporan keuntungan operasional Samsung menurun hingga 24% dan penjualan menurun hingga 10% selama tiga bulan terakhir ini, yang berakhir pada 30 Juni lalu. Dan selain itu, market Knox sendiri diketahui sangat kecil, yakni kurang dari 2% dari seluruh pengguna piranti Samsung. Namun yang cukup ironis, hal ini terjadi hanya beberapa minggu setelah Knox disetujui oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Pada ajang Google I/O lalu, Sundar Pichai, head of Android development Google membicarakan tentang Knox saat melakukan sambutan di acara tersebut. Alasan yang mengemuka dan ditangkap oleh Bob Egan adalah nampaknya memang akan ada bentuk kerjasama baru antara Google dan Samsung terkait sistem keamanan tersebut. Kemungkinan besar karena Samsung adalah partner Android terbesar dari Google dan Google ingin membantu Samsung menyelamatkan muka setelah menggembar-gemborkan tentang sistem keamanan barunya tersebut. Tak hanya itu, akan cukup masuk akal jika Google sekaligus akan memanfaatkan Marcom dari Knox yang sudah tercipta selama ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

February 2, 2026 - 0

Highguard Tes Mode Raid 5v5 di Weekend Pertamanya

Guna berikan opsi gameplay baru, tim developer Highguard gelar tes…
February 2, 2026 - 0

Nioh 3 Akan Rilis Timed Exclusive di PlayStation 5

Koei Tecmo akhirnya buka suara mengenai wacana akan merilis Nioh…
January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…