Pengapalan Smartphone Global Q2 2014 Lampaui 300 Juta Unit

Author
Cerira
Reading time:
August 19, 2014

IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker kembali merilis laporan pasar smartphone dunia untuk kuartal 2 tahun ini. Disebutkan dalam data tersebut bahwa di kuartal ini, pengapalan smartphone untuk seluruh dunia sudah melampaui 300 juta unit atau tepatnya 301.3 juta unit. Angka ini terhitung meningkat sebesar 25.3% dari jumlah 240.5 juta yang dikapalkan di kuartal yang sama tahun lalu.

Top-countries-i9779

IDC menyebutkan dalam data tersebut bahwa OS Android dan iOS masih mendominasi smartphone tersebut dan menghasilkan kombinasi jumlah hingga mencapai 96.4% dari seluruh OS yang beredar dan menyisakan sedikit jumlah untuk kompetitor lain. Perkembangan Android yang tak terbendung menjadikannya sebagai OS yang paling banyak menjalankan smartphone yang beredar, tercatat ada sekitar 255.3 juta unit smartphone Android yang dikapalkan atau naik 33.3% dari kuartal yang sama tahun 2013 lalu. Sementara itu iOS mengalami penurunan hingga 12.7% dalam pertumbuhan pertahunnya, demikian juga dengan sistem operasi lain seperti Windows Phone dan BlackBerry yang juga mengalami penurunan.

Menurut Ramon Llamas, manajer riset IDC untuk tim Mobile Phone, dengan banyaknya partner OEM yang fokus pada segmentasi piranti berharga di bawah $200, maka Android mampu meraih kesuksesan di pasar negara berkembang. Selama kuartal dua ini, sebanyak 58.6% dari seluruh pengapalan smartphone global merupakan smartphone yang harganya kurang dari $200 tanpa kontrak sehingga membuat piranti di segmen ini sangat menarik dibanding piranti lain. Dan dengan diperkenalkannya Android One dari Google yang menawarkan referensi desain di bawah $100 ke para produsen Android, maka proporsi jumlah piranti di bawah $200 juga akan menanjak lebih tinggi lagi.

Android sendiri mencapai rekor baru dalam meraih market share di kuartal kedua ini dengan jumla hhampir dua kali lipat dibanding tiga tahun yang lalu. Dan Samsung kembali menjadi vendor teratas di segmen ini dengan jumlah pengapalan piranti Android 29.3% dari seluruh smartphone yang dijalankan dengan Android OS secara global. Namun pengapalan Samsung ini menurun cukup banyak, yakni hingga 40% dibanding dua tahun lalu, dimana sebaliknya untuk vendor lain seperti CoolPad, Lenovo, LG, Xiaomi dan ZTE mengalami pertumbuhan volume pengapalan dan mulai mengekor di belakang Samsung.

Penurunan jumlah pengapalan iOS yang juga dialami Apple bisa jadi menjadi jumlah pengapalan terendah perkuartal untuk perusahaan tersebut. Selama dua tahun terakhir, pengapalan di Q3 biasanya mencapai jumlah puncak dari pengapalan piranti baru dibanding kuartal lain dalam setahun, dan kita tunggu saja apakah Apple bisa mendapatkan hasil yang sama untuk tahun ini apalagi perusahaan tersebut berencana meluncurkan iPhone baru berlayar lebar bulan depan.

idc_smartphones_os_q2_2014

Sementara itu, pengapalan piranti yang dijalankan dengan Windows Phone cenderung menurun sejak setahun terakhir ini. Namun dibanding kuartal sebelumnya, untuk Q2 ini jumlah pengapalan piranti yang dijalankan dengan OS Windows Phone sedikit meningkat dan menjadikannya sebagai platform nomor tiga dunia. Sejumlah vendor yang merilis smartphone yang dijalankan dengan OS ini juga tidak mendapat peningkatan yang signifikan selama setahun terakhir namun kita boleh menunggu untuk kuartal berikutnya karena sejumlah vendor telah meluncurkan piranti Windows Phone mereka yang ditujukan untuk pasar lokal negara berkembang seperti BLU, Micromax, Prestigio, dan Yezz dimana vendor-vendor tersebut tercatat memiliki pasar yang tak bisa dianggap remeh.

Jumlah pengapalan terendah mungkin dialami oleh BlackBerry yang tahun-tahun belakangan ini senantiasa dihadapkan pada berbagai konflik. Meskipun hanya turun sedikit dibanding kuartal sebelumnya, jumlah pengapalan piranti yang dijalankan dengan BlackBerry OS menurun sangat tajam dibanding tahun lalu, yakni hingga mencapai 78%. Namun meski begitu, BlackBerry masih melihat perkembangan untuk salah satu pasar potensialnya di Asia Pasific dan tentunya para pengguna enterprise di Amerika Utara dan Eropa Barat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 4, 2026 - 0

Rumor: Halo 2 & Halo 3 Remake Diklaim Dalam Pengembangan

Rumor baru mengklaim Halo Studios tak hanya mengerjakan Halo: Combat…
May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…
May 2, 2026 - 0

PlayStation Beri Klarifikasi Terkait Isu DRM Game Digital

Sony akhirnya memberi klarifikasi soal kekhawatiran DRM PlayStation yang dikhawatirkan…
May 2, 2026 - 0

Xbox Tampilkan Logo Baru Sebagai Bagian Dari Rebrand Console

Xbox mulai menerapkan identitas visual barunya di console, via logo…