Satelit Navigasi Eropa Diluncurkan ke Orbit yang Salah

Reading time:
August 26, 2014

Dua buah satelit dari rangkaian Galileo, sistem navigasi milik Uni Eropa, dikabarkan diluncurkan ke orbit yang salah yang membuat kedua satelit tersebut mungkin tidak bisa digunakan secara optimal. Doresa dan Milena, kedua satelit baru, satelit kelima dan keenam dalam rangkaian Galileo, baru saja diluncurkan pada akhir minggu lalu dan tampaknya dilepas di lokasi yang salah oleh pihak yang menangani peluncurannya, Arianespace. Akibatnya, kedua satelit tersebut memasuki orbit elips, bukan orbit melingkar seperti yang dikehendaki.

Galileo_FOC_satellites_on_their_payload_dispenser_system-640x452
Satelit dari rangkaian Galileo sebelum diluncurkan.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh pihak Uni Eropa, mereka saat ini tengah meminta penjelasan lengkap dari Arianespace terkait insiden salah orbit tersebut. Mereka juga ingin agar pihak Arianespace bisa membereskan masalah tersebut agat Doresa dan Milena dapat digunakan sebagaimana mestinya. Hal itu cukup wajar, mengingat Uni Eropa sendiri telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membangun rangkaian Galileo.

Bila pihak Arianespace tidak bisa memberikan solusi atas masalah ini, pihak Uni Eropa sendiri punya alternatif untuk mencoba memperbaiki posisi kedua satelit itu, yaitu dengan mengubah posisi satelit dengan menggunakan pendorong yang ada di bori satelit. Sayangnya, hal itu akan membuat masa pakai satelit berkurang drastis karena bahan bahar yang ada akan banyak terpakai. Di sisi lain, bila hal itu tidak dilakukan, bisa jadi satelit akan berada di tempat yang tidak semestinya dan tidak bisa digunakan sama sekali.

Rangkaian satelit navigasi Galileo sendiri dibangun oleh Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada sistem GPS dan GLONASS, milik Amerika Serikat dan Rusia, yang selama ini banyak digunakan. Adanya masalah pada satelit kelima dan keenam ini tentu saja akan mengurangi kemampuan Galileo secara signifikan, terlebih lagi bila pihak Uni Eropa pada akhirnya tidak bisa memperbaiki masalah tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…