Vendor Lokal China dan India Lengserkan Samsung

Author
Ozal
Reading time:
August 14, 2014

Samsung tidak lagi menjadi pemimpin pasar di China dan India, dua pasar smartphone terbesar di dunia. Vendor Korea Selatan itu mesti menelan pil pahit akibat keberadaan vedor lokal. Posisi Samsung direbut oleh Xiaomi di China, sedangkan di India diambil alih oleh vendor lokal Micromax.

xiaomi

Selama kuartal kedua tahun ini, penjualan smartphone Xiaomi dan Microsomax di masing-masing negara asal mereka melonjak tajam. Kondisi sebaliknya justru dialami Samsung. Kedua, vendor tersebut berani menawarkan harga murah namun spesifikasi high-end, dua hal yang masih belum bisa Samsung lakukan.

Menurut laporan yang dibuat  BBC, dengan mendominasi pasar China, ini merupakan bisnis yang sangat penting untuk melangkah maju ke persaingan smartphone global. Xiaomi pun sudah berhasil menggapai hal tersebut.

Terlebih, Cina menguasai 40 persen penjualan smartpone di seluruh dunia dengan 108 juta unit terjual di hCina selama kuartal kedua tahun ini. Selain itu, 700 juta masyarakat Cina sudah memiliki ponsel. Kini, Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 12 persen, sementara Xiaomi sebesar 14 persen.

Pihaknya mulai dikenal dunia berkat salah satu flagship andalannya, Mi3 yang ditopang prosesor Snapdragon 800, namun dibanderol tak sampai US$ 300. Tiap kali diluncurkan di beberapa negara, Mi3 selalu habis terjual dalam hitungan menit.

india

Kondisi serupa juga terjadi di India. Di masa silam, tidak ada satu pun perusahaan lokal di India yang membuat smartphone. Konsumen masih bergantung dengan vendor China, bila ingin memiliki smartphone murah. Akhirnya, Micromax muncul dan berhasil memikat pasar dengan ponsel murah. Tiap bulan, pihaknya menjual 2,3 juta unit ponsel . Di India sendiri, secara keseluruhan, penjualan ponsel mencapai 20 juta unit tiap bulannya.

Seperti halnya di China, harga menjadi faktor daya beli krusial di India. Micromax berani menawarkan smartphone dengan baterai yang dapat bertahan selama 30 hari dengan harga kurang dari US$ 40. Bukan hanya harganya yang murah, namun inovasi yang ditawarkan Micromax. Pihaknya mampu menangkap pasar yang sesuai dengan kebutuhan konsumennya di India. Saat ini, pangsa pasar Micromax sebesar 16,6 persen, lalu diikuti Samsung yang hanya 14,4 persen.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…
June 15, 2026 - 0

ARC Raiders Dikabarkan Uji Coba Mode PVE di Versi China

ARC Raiders versi China dikabarkan mulai menguji fitur PVE bernama…
June 15, 2026 - 0

Producer Final Fantasy VII Remake Siap Garap JRPG Baru Setelah Revelation

Naoki Hamaguchi mengaku ingin tetap mengerjakan JRPG setelah Final Fantasy…