[PR] Bisnis di Indonesia Siap Untuk Melayani Pelanggan Generasi Selanjutnya yang Haus akan Informasi
EMC corporation hari ini merilis hasil survei yang ditujukan kepada pemberi keputusan TI di Indonesia mengenai pandangan mereka terhadap peran TI sebagai pendorong perubahan bisnis selama masa pergantian menuju mega tren dari cloud, mobile, sosial dan Big Data. Dampak dari mega tren telah merubah harapan dari para pelanggan dan pengguna akhir yang semakin ingin berinteraksi secara online, setiap waktu, dan dari manapun sehingga menempatkan TI menjadi lebih penting dari sebelumnya. Selama ini TI difokuskan untuk menciptakan efisiensi dan menghemat biaya. Tapi survei EMC Forum menunjukan bahwa di Indonesia saat ini TI dipandang sebagai pendukung strategis untuk berkembangnya bisnis dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Tiga area teratas yang akan terkena dampak dari Mega tren adalah meningkatkan pengalaman pelanggan (35%), menciptakan produk dan layanan baru (35%), dan pengelolaan operasional bisnis yang penting (31%).
Saat ini perusahaan bergerak ke arah cloud dengan 62% setuju bahwa menggabungkan public cloud dan private cloud akan mampu meningkatkan keamanan dan agility. Namun, halangan harus bisa diatasi untuk mencapai potensi secara maksimal.
![[PR] Bisnis di Indonesia Siap Untuk Melayani Pelanggan Generasi Selanjutnya yang Haus akan Informasi 1 Indonesia_EMC Forum Infographic_2608014_FINAL-02](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/09/Indonesia_EMC-Forum-Infographic_2608014_FINAL-02-500x707.jpg)
TI adalah Pendorong Bisnis
- 78% responden di Indonesia melaporkan bahwa CXO mereka menganggap TI sebagai pendukung strategis untuk pertumbuhan bisnis lebih besar dari sebelumnya.
- Urutan tiga prioritas bisnis ketika menerapkan teknologi baru dalam perusahaan di Indonesia adalah; mendapatkan pelanggan baru (39%), meningkatkan pengalaman pelanggan(36%) dan otomatisasi proses (35%)
- 65% responden di Indonesia setuju bahwa perusahaan mereka melihat adanya peningkatan peran dari otomatisasi – seperti software defined storage sebagai hal penting dalam pertumbuhan bisnis.
Memanfaatkan Keuntungan dari Mega Tren
- 66% responden di Indonesia mengharapkan teknologi generasi berikutnya seperti seperti mobile, sosial, cloud dan big data akan memberikan manfaat yang kompetitif bagi perusahaan.
- Di tahun mendatang, area dimana responden berharap dapat melihat pengaruh dari mega tren adalah meningkatkan pengalaman pelanggan (35%), menciptakan produk dan layanan baru (35%) dan pengelolan operasional bisnis yang penting (31%).
- Terkait dengan meningkatnya pengoperasian bisnis secara online, 62% responden membutuhkan gabungan layanan public cloud dan private cloud atau yang dikenal juga dengan nama hybrid cloud sebagai sarana untuk mendapat keamanan dan agility lebih tinggi.
Masa Depan TI
Kutipan EMC
Jeremy Burton, President, Products and Marketing, EMC Corporation
“Harapan pelanggan telah mengalami perubahan besar, Saat ini pelanggan berharap dapat berinteraksi tidak hanya dengan pelanggan lain tetapi berinteraksi dengan banyak perusahaan lainnya secara online melalui mobile yang berkecepatan tinggi. Agar dapat tetap relevan dan kompetitif, bisnis di setiap industri menentukan kembali model bisnis merka agar dapat menangani tingkat aksesibilitas, interaksi dan skala pelanggan yang luar biasa. Karena alasan inilah, TI kembali menjadi pendorong yang berubah dari cost cutter menjadi catalyst sejati untuk perubahan melalui penggunaan hybrid cloud dan teknologi yang terkait.”
Adi Rusli, Country Manager EMC Indonesia
Pertumbuhan big data yang sangat besar dari Internet of Things dan jangkauan jaringan mobile telah memicu peningkatan adopsi TI di bisnis di Indonesia. Banyak perusahaan menyadari bahwa TI merupakan pendorong strategis utama untuk pertumbuhan bisnis dan tertarik untuk memanfaatkan teknologi generasi mendatang termasuk solusi Hybrid cloud untuk memberikan manfaat kompetitif bagi perusahaan mereka. Namun, untuk benar-benar mendefinisikan kembali bisnis mereka, masih banyak usaha yang harus dilakukan. Divisi TI perlu mengatasai segala halangan untuk meraih kepercayaan dari pembuat keputusan dan terus mengembangkan keahlian yang akan membantu mereka bersaing dengan inovasi dan menjembatani kesenjangan antara infrastruktur TI saat ini dan apa yang dibutuhkan untuk mendorong transformasi bisnis.
Metodologi Survei
Dikumpulkan dari questionnaire yang tidak wajib setelah selesai pendaftaran acara EMC Forum yang digelar di Jakarta, Indonesia, penelitian ini diikuti oleh 180 bisnis dan manajemen TI dan eksekutif, arsitek teknik, ilmuwan data dan manajer storage/infrastruktur dari berbagai bisnis di Indonesia.












