Cyanogen Tolak Tawaran Akuisisi Google

Author
Cerira
Reading time:
October 6, 2014

Banyak perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, atau biasa disebut start up, bermimpi usahanya dibeli oleh perusahaan raksasa sekelas Google. Harapan mereka bisa bergabung dengan perusahaan terkemuka, tentunya menjadi salah satu kebanggaan tersendiri atau juga untuk alasan lainnya. Namun ternyata tidak semua perusahaan memiliki pemikiran serupa. Paling tidak, prinsip yang dipegang oleh perusahaan Cyanogen yang membuatnya menolak tawaran akuisisi dari Google. Alasan penolakan yang dikemukakan Cyanogen cukup simpel, yakni mereka ingin tetap membantu mempertahankan Android bisa tetap ‘terbuka’.

Cyanogen

Kabar penolakan akuisisi Google ke perusahaan yang membangun dan mendistribusikan software smartphone CyanogenMod yang berbasis Android OS ini mulai tersiar minggu ini. Dari situs The Information disebutkan bahwa CEO Cyanogen Kirt McMaster menjelaskan ke para pemegang sahamnya bahwa Cyanogen menolak tawaran SVP Google Sundar Pichai yang akan membeli perusahaan tersebut. Saat ini yang akan dilakukan Cyanogen adalah fokus pada pencarian dana sebesar $1 milyar untuk membantu finansial pada pendanaan putaran ketiganya. Para pemegang saham di Cyanogen kabarnya juga sudah diberitahu bahwa perusahaan tersebut telah melakukan perjanjian dengan Micromax untuk mengembangkan smartphone berbasis Cyanogen yang kabarnya juga akan berpartner dengan OnePlus untuk menggabungkan Android ke seri One-nya.

cyanogenmod kitkat

Cyanogen sendiri memiliki impian jangka panjang untuk menjadikan CyanogenMod sebagai ekosistem mobile paling populer ketiga yang ada di dunia ini. CyanogenMod merupakan sistem operasi open source untuk piranti mobile seperti smartphone dan tablet. Software ini berbasiskan pada sistem operasi milik Google, Android dan CyanogenMod dikembangkan secara gratis dan open source dengan menambahkan kode original dan pihak ketiga. Pada bulan Juni 2014 lalu, CyanogenMod mengumumkan bahwa sudah ada 12 juta penginstalan aktif di berbagai macam piranti. Mungkin fakta bahwa CyanogenMod memiliki versi Android yang lebih ‘terbuka’ inilah yang membuat Google tertarik untuk mengakuisisinya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 6, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Resmi Diumumkan di Summer Game Fest 2026

Shift Up perlihatkan Stellar Blade Blood Rain di Summer Game…
June 6, 2026 - 0

Resident Evil Veronica Resmi Reveal di Summer Game Fest 2026

Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor dan permintaan komunitas, Resident Evil…
June 6, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Tampil Dengan Apik di Summer Game Fest 2026

Setelah penantian panjang selama lebih dari dua tahun, Square Enix…
June 6, 2026 - 0

Summer Game Fest 2026 Bawa Kejutan Manis Untuk Fans Resident Evil & FFVII

Ajang showcase game akbar untuk musim panas ini, Summer Game…