Perangkat Wearable untuk Kesehatan Mulai Dilupakan

Author
Cerira
Reading time:
October 28, 2014

Sekitar setahun setelah perangkat wearable untuk kesehatan mulai marak di pasaran, perangkat-perangkat tersebut tampaknya sudah mulai dilupakan oleh pemiliknya. Berdasarkan survei dari PricewaterhouseCooper (PwC), salah satu service network terkemuka dunia, hanya setengah dari pemilik wearable untuk kesehatan yang masih rutin menggunakan perangkat milik mereka. Sisanya disebut telah melupakan perangkat tersebut atau hanya memakainya di saat-saat tertentu saja.

sony-smartband-0

Berdasarkan survey dari PwC, dari keseluruhan peserta survey, hanya 21% di antaranya yang memiliki perangkat wearable untuk kesehatan. 10% di antaranya masih rutin menggunakan perangkat milik mereka. Sisanya, 7% menggunakan beberapa kali dalam satu minggu, 2% menggunakannya beberapa kali dalam satu bulan, dan 2% sisanya sudah tidak menggunakannya sama sekali. Hal itu menunjukkan dalam satu tahun telah terjadi penurunan popularitas yang cukup signifikan terhadap perangkat wearable untuk kesehatan.

Dari analisis PwC, sebenarnya tidak ada yang salah dari perangkat wearable untuk kesehatan. Perangkat tersebut masih cukup diminati oleh masyarakat yang belum memilikinya. Selain itu, berbagai perusahaan yang terkait dengan bidang kesehatan juga ingin lebih memanfaatkan perangkat tersebut untuk berbagai keperluan pengumpulan data. Sayangnya, perangkat wearable untuk kesehatan yang ada saat ini dinilai masih belum mampu memberikan apa yang diinginkan oleh penggunanya. Kebanyakan perangkat tersebut hanya menampilkan data mentah tanpa adanya tambahan informasi apapun.

Selain itu, harga yang masih tinggi juga menjadi penyebab mengapa wearable untuk kesehatan masih belum bisa menjangkau lebih banyak pengguna. Dari hasil survei, hanya 38% di antara responden yang mau membeli perangkat tersebut bila dijual di kisaran harga US$ 100. Bila harga ditingkatkan ke US$ 300, hanya 5% yang berminat membelinya. Tampaknya, faktor harga ini harus menjadi perhatian dari para produsen agar perangkat semacam ini bisa jadi lebih menarik di mata calon pembeli.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 26, 2026 - 0

GTA 6 Diklaim Miliki Performa Terbaik di PS5 Pro

Informasi baru mengungkap GTA 6 di PS5 Pro akan mendapat…
June 26, 2026 - 0

Xbox Kembali Naikkan Harga Console Hingga $150

Microsoft kembali menaikkan harga Xbox Series X dan Series S…
June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…