[PR] NVIDIA Quadro K5200 Melepaskan Kreatifitas di Studio Desain Otomotif Terkemuka
![[PR] NVIDIA Quadro K5200 Melepaskan Kreatifitas di Studio Desain Otomotif Terkemuka 1 logo](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/10/logo1.jpg)
Motorcity Europe mungkin bermarkas di Cologne, Jerman, tetapi portfolio pekerjaannya benar-benar internasional. Perusahaan ini dipimpin oleh perancang otomotif ternama David Hilton, sebelumnya merupakan Chief Designer untuk Ford Motor Company dan Kepala Desain Eksterior untuk Bentley Motors, Inggris. Dibawah kepemimpinan Hilton, perusahaan berkontribusi terhadap tampilan dan nuansa dari beragam kendaraan, mulai dari Ford Focus RS dan Ford SMAX, hingga Infiniti Emerg-e dan Mazda Superlite serta mobil super Spectre.
Model 3D canggih dan prototype fisik, keduanya adalah merupakan bagian dari alur kerja Motorcity Europe sebagai perusahaan yang menggabungkan berbagai pixel dan melihat realisasi dari visi klien-kliennya. Hilton menjelaskan desain otomotif sebagai “patung bergerak” dan pendekatan tanpa kompromiuntuk merancang secara terus menerus mendorong teknologi grafis dimana usahanya bergantung pada limit tersebut.
TANTANGAN
Motorcity Europe bekerja dengan campuran merek-merek utama OEM dan merek otomotif yang lebih kecil untuk memberikan kebutuhan lengkap dari pelayanan kreatif, mulai dari identitas merek dan konsep sketsa inisial hingga model clay studio, permukaan rekayasa CAD dan implementasi produksi. Perusahaan ini disusun untuk fleksibilitas maksimum, memungkinkan Hilton untuk membagi sumber daya segaris dengan kebutuhan tiap klien.
![[PR] NVIDIA Quadro K5200 Melepaskan Kreatifitas di Studio Desain Otomotif Terkemuka 2 Motorcity_Europe_logo_0](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/10/Motorcity_Europe_logo_0-500x291.png)
“Setiap proyek adalah berbeda,” jelas Hilton. “Umumnya kami memulai dengan sketsa 2D dan kemudian berpindah ke 3D. Beberapa klien memilih untuk menggunakan digital untuk keseluruhan proses desain, sementara klien lainnya lebih suka menggunakan model fisik bersama render 3D. Apapun media nya, gaya otomotif adalah disiplin yang sangat taktil dengan dimensi emosional yang kuat. Sebagai perancang, sangat penting bahwa model mewakili se nyata mungkin pada setiap tahap proses.”
Dengan penekanan seperti pada mempertahankan realism, tidak mengherankan bahwa model digital seperti yang biasanya Hilton buat adalah kompleks dan memiliki banyak rincian. Eksterior kendaraan adalah massa bayangan, kontur halus dan permukaan reflektif, sementara interior yang tepat sampai ke jahitan dan tekstur terakhir. “Tingkat realism dimana desainer otomotif ingin mengerjakan selama proses desain adalah sangat merupakan preferensi pribadi,” kata Hilton. “Bagi saya, pada setiap tahap adalah benar-benar sangat penting. Jika teknologi yang saya gunakan berhenti membuat saya melihat obyek nyata, ini merupakan masalah.
“Untuk 3D, tim dan saya bekerja terutama di Autodesk Alias,” dia melanjutkan. “terutama menjelang akhir proses desain, model in menjadi sangat berat dan dengan konfigurasi hardware kami sebelumnya kami menemukan mereka akan mulai “gagap” ketika kami gunakan. Idealnya saya ingin bekerja dengan model yang diberikan secara real time, tetapi sering ini tidak mungkin. Bayangan dan shading hanya akan menjadi tampilan hitam yang datar serta itu perlu untuk memastikan lapisan model dapat dikerjakan dengan benar. Dari waktu ke waktu, semuanya akan hancur secara lengkap. Limitasi dari hardware komputer akan memaksa saya untuk berkompromi dengan pendekatan desain saya, belum lagi menyebabkan adanya penundaan dan rasa frustasi.”
![[PR] NVIDIA Quadro K5200 Melepaskan Kreatifitas di Studio Desain Otomotif Terkemuka 3 2](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/10/21-500x330.jpg)
SOLUSI
Ingin sekali dapat menemukan teknologi yang akan membuktikan kesamaan mata dan hayalannya, Hilton menginstal kartu NVIDIA Quadro K5200 terbaru di workstation Dell Precision 390. Dia segera menyadari bahwa bekerja dengan model 3D berukuran besar di Alias menjadi lebih cepat dan lebih lancar. Tim mengamati bahwa bayangan sinar tetap lembut dan akurat, sehingga memungkinkan untuk model secara real time tanpa kehilangan detail.
“Desain eksterior adalah cinta pertama saya dan ketika saya bekerja dengan sebeuah model di Alias, saya membutuhkan untuk dapat melihat sedetail mungkin dan sesering mungkin yang saya bisa,” ujar Hilton. “Saya ingin dapat mengaktifkan semua lapisan sekaligus, beralih dengan mudah diantara render yang berbeda dan mengecek yang mana yang terbaik, membolak-balikan warna dan bayangan untuk melihat bagaimana efek permukaan terhadap mobil. Dengan K5200, saya mampu melakukan itu dalam real time. Setiap saat saya membuat perubahan, dia akan merespon secara langsung, memberikan saya pemahaman spektrum yang luas bagaimana perubahan yang akan bedampak pada produk akhir.”
Berkat Quadro terbaru dengan memori GPU yang besar 8GB, tenaga kuda grafis, dan kemampuan untuk menangani dataset yang besar, Hilton menemukan alur kerjanya efisien.Sebelumnya, tidak mungkin untuk memuat aset Dassault Systèmes CATIA yang berat, seperti denah kendaraan, yang diberikan oleh klien sebagai bagian dari proses desain. Dalam rangka bekerja dengan aset di Alias, Hilton secara rutin memperkerjakan spesialis CATIA untuk memotong mereka menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sebelum pekerjaan dimulai. Dengan Quadro K5200, Hilton menemukan bahwa dia mampu bekerja secara langsung dengan data mentah klien di Alias tanpa perlu meluangkan waktu dan sumber daya untuk membagi-bagi dahulu.
Aplikasi-aplikasi lainnya juga mendapatkan manfaat dari Quadro K5200. menggunakan Bunkspeed, sebuah aplikasi software yang bekerjasama dengan teknologi NVIDIA iray untuk mempercepat raytracing menggunakan GPU. Tim Hilton menguji model konsep Motorcity Europe untuk mobil super Spectre dan melaporkan waktu render ketika memotong setengah. “Sebelumnya, saya akan menonaktifkannya kemudian pergi makan siang. Jika saya beruntung, semua akan selesai ketika saya kembali,” canda Hilton. “Kecepatan yang kita dapat dengan menggunakan K5200 sangat signifikan.”
Dengan Quadro K5200, akhirnya saya bisa bekerja dengan model-model yang kompleks dalam real time. Setiap saat saya membuat perubahan terhadapnya, maka akan mendapatkan respon secara cepat, memberikan saya spektrum yang luas untuk menyadari bagaimana perubahan akan berakibat pada produk akhir.
DAMPAK
Perbaikan disampaikan oleh NVIDIA Quadro K5200 telah memungkinkan David Hilton dan tim Motorcity Europe untuk bekerja lebih efektif dalam aplikasi-aplikasi desain kunci seperti Autodesk Alias dan Bunkspeed, meningkatkan efisiensi alur kerja mereka dan menjaga integritas dari pendekatan desain mereka.
Selain itu, Hilton melihat potensial untuk kartu dapat memfasilitasi konsultasi klien lebih interaktif dan proses tanggapan. “Berkomunikasi konsep sangat visual secara verbal merupakan tantangan nyata sehingga semuanya membuat lebih mudah dan ini merupakan keuntungan kompetitif yang besar,”kata Hilton. “Mampu untuk memperlihatkan kepada klien hasil dari setiap perubahan dan memiliki respon model realistis dalam real time pada saat rapat akan menjadi sangat penting. Dengan K5200, metodologi seperti itu menjadi memungkinkan.”
“Saya menganggap apa yang kami lakukan untuk menjadi desain produk yang paling sensitive di dunia,” Hilton menyimpulkan. “Saya datang dari latar belakang desain tradisional sehingga ideal saya adalah untuk mendigitalkan hubungan dengan model kendaraan yang saya dapatkan dari bekerja di tanah liat! Saya tidak ragu dengan teknologi akan mencapai tingkat seperti itu pada suatu hari, tetapi sementara itu kelancaran yang lebih besar dan responsive yang saya alami dengan kartu NVIDIA baru berarti saya dapat mengiterasi lebih intuitif dan lebih cepat. K5200 membawa saya lebih dekat dari sebelumnya ke mimpi saya: merasa seperti model 3D yang berada disana didepan saya.”
SEKILAS
PROFIL KLIEN
Perusahaan: Motorcity Europe
Industri: Automotive design and styling
Wilayah: seluruh dunia
Ukuran: Hingga 50 karyawan














