CPU & GPU Gaming Performance Test: Assassin’s Creed Unity PC

Reading time:
November 26, 2014

Skenario Pengujian

AC Unity tidak memiliki sebuah tool benchmark terintegrasi, untuk itu kami memilih sebuah scene pada Sequence 1 Memory 3 yang memiliki banyak NPC, lalu berlari sekitar 60 detik sambil merekam tingkat FPS dengan tool FRAPS (lalu diulang lima kali untuk mengambil rata-rata), untuk melihat seberapa jauh beban game ini kepada CPU dan GPU. Berikut ini beberapa screenshot dari scene benchmark yang kami lakukan:

*klik untuk memperbesar*

Unity03 Unity02 Unity01

 

Tingkat Detail

Kami menggunakan 3(tiga) tingkat detail dalam pengujian, berikut ini contoh screenshotnya:

*klik untuk memperbesar*

1280 x 720, LOW Preset

ACU 720p LowS

 

1600 x 900, Medium Preset

ACU 900p MedS

 

1920 x 1080, High Preset

ACU 1080p HighS

 

Ruang Lingkup Pengujian – FPS dan 99th Percentile Frametime

ac unityJPjpg

Seperti yang kami utarakan, pengujian yang kami lakukan cukup sederhana, yakni memainkan AC Unity dengan berbagai kombinasi CPU dan GPU, selama 60 detik gameplay lalu mencatat framerate-nya(FPS) dengan tool FRAPS, dan juga menganalisa frametime-nya dengan FRAFS Bench Viewer.

FPS Saja Tidak cukup untuk memberikan penilaian

Setelah menganalisa lebih lanjut, kami menemukan bahwa selain melihat FPS rata-rata(AVG FPS), ada sebuah variabel lain yang perlu dicari untuk menentukan apakah sebuah sistem PC mengalami ‘stutter’ yang parah atau tidak dalam sebuah game. Salah satunya adalah dengan menganalisa frametime log dari FRAPS menggunakan FRAFS Bench Viewer.  Tool sederhana ini dapat menghitung secara otomatis bagian 1% frame yang ‘terburuk’ dari sebuah sistem, yang biasanya mengakibatkan ‘stutter’ pada game anda jika nilainya terlalu rendah.

Anda bisa melihat contohnya dibawah ini (lihat bagian ‘1% time’)

Worst1percent

Bagian garis merah yang kami gambar diatas menggambarkan nilai 1% frametime terburuk dari seluruh frametime yang ada. FRAFS bench viewer menamakan ini sebagai ‘1% Time’ (atau punya nama lain: 99th percentile frametime). FRAFS Bench Viewer pun mengkonversi nilai ‘1% time’ ini ke dalam FPS, untuk memudahkan anda membacanya.

Nah, sekarang pertanyaannya, mengapa kami tidak lantas mengambil nilai FPS minimum saja, dan repot-repot mencari nilai 1% frame yang terburuk? Jawabnya adalah: Minimum FPS kadang tidak bisa menjadi acuan karena seringkali dipengaruhi aspek2 lain, seperti storage access, driver error, dan lain sebagainya. Mencari nilai 1% frame terburuk dari seluruh data biasanya lebih sering memberikan nilai yang lebih akurat untuk menggambarkan ‘stuttering‘ yang terjadi pada sebuah sistem.

Jadi, pada pengujian ini kami akan mencari 2(dua) variabel:

  1. FPS Rata-rata: Dari hasil FRAPS
  2. 1% Worst FPS: Dari hasil analisa FRAFS Bench Viewer

Bagi kedua variabel tersebut, berlaku aturan ‘lebih besar lebih baik’. FPS Rata-rata(AVG FPS) yang tinggi membuat tampilan animasi di game semakin ‘halus’, sedangkan nilai 1% Worst FPS yang makin tinggi membuat game anda lebih jarang mengalami ‘stutter’.

Hardware Yang Diuji

Berikut ini daftar beberapa CPU dan GPU yang tersedia di lab saat pengujian berlangsung:

CPU

Intel Pentium G3258, 3.2Ghz

Intel Core i3-4130, 3.4 Ghz

Intel Core i5-4670K, 3.4Ghz Max. Turbo 3.8Ghz

Intel Core i7-4770K, 3.5Ghz Max. Turbo 3.9 Ghz

AMD Athlon X4 760K, 3.8Ghz Max. Turbo 4.1 Ghz

AMD FX-8370E, 3.3Ghz Max Turbo 4.3 Ghz

 

GPU

ASUS Geforce GT 630 64-bit 2GB (900/900 – GPU/Mem)

ASUS GeForce GTX 750 Ti 2GB (1072/1350 – GPU/Mem, GPU Max. Turbo 1201 Mhz)

NVIDIA Geforce GTX 670 2GB (915 / 1500  – GPU/Mem, GPU Max. Turbo 1084 Mhz

NVIDIA Geforce GTX 680 2GB (1000/ 1500 – GPU/Mem, GPU Max. Turbo 1110 Mhz)

MSI Geforce GTX 980 Gaming 4GB (1228/ 1750 – GPU/Mem, GPU Max. Turbo 1316 Mhz)

*catatan: karena banyaknya masalah game ini dengan VGA AMD Radeon, kami memutuskan untuk tidak menguji VGA AMD Radeon sampai ada perbaikan lebih lanjut dari Ubisoft. Penjelasan lebih lengkap ada di halaman berikutnya.

 

Peralatan pendukung (Motherboard, RAM, SSD, PSU)

  • Motherboard LGA1150: MSI Z97 Gaming 5
  • Motherboard FM2+: MSI A88X-G45 Gaming
  • Motherboard AM3+: MSI 970A Gaming
  • RAM: G.Skill 2 x 4Gb DDR3-1600 CL 11-11-11-28 1T
  • SSD: Kingston HyperX 3K 240GB
  • PSU: Corsair AX 850 Watt
  • OS: Windows 7 64-bit SP1 Ultimate
  • Driver: NVIDIA 344.65

 

Baik, mari simak pengujiannya!

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 16, 2026 - 0

Assassin’s Creed Shadows Berikan Update Konten Terakhirnya

Ubisoft mengungkap detail update gratis terakhir Assassin’s Creed Shadows, Black…
June 16, 2026 - 0

Craig Duncan Tinggalkan Xbox Game Studios Setelah 20 Bulan Menjabat

Craig Duncan resmi mundur dari posisi kepala Xbox Game Studios,…
June 16, 2026 - 0

Forza Horizon 6 Bagikan McLaren Sabre Gratis Untuk Pemain

Forza Horizon 6 menghadiahkan 2021 McLaren Sabre kepada seluruh pemain…
June 16, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Uji Coba Pembatasan Free Loadout

Setelah lama menjadi perdebatan di komunitas, ARC Raiders akhirnya mulai…