Google Hadapi Gugatan Atas 20.000 Konten Lagu Ilegal di YouTube

Reading time:
December 25, 2014
youtube1

Raksasa internet, Google, dilaporkan akan dituntut atas adanya konten lagu tanpa izin hingga 20.000 yang berada di YouTube. Adalah Irving Azoff, yang merupakan manager dari Global Music Rights (GMR) yang berniat ingin membawa Google ke meja pengadilan atas tuntutannya tersebut.

Irving Azoff  melalui perusahaannya tersebut, telah mengelola hak kinerja dari artis penyanyinya seperti Pharrell, John Lennon, dan band legendaris, The Eagles, akan menuntut Google sebesar USD 1 miliar. Azoff menemukan sekitar 20.000 konten lagu dari beberapa artisnya tanpa izin yang masuk ke layanan berbayar milik YouTube yang bernama MusicKey, dan mengancam situs video online terbesar itu harus menghapus seluruh konten lagu ilegal yang terdapat didalam layanan terbarunya.

Menurut berita yang kami sadur dari DigitalTrends, Azoff menyatakan bahwa Google tidak memiliki jaminan yang tepat atas 20.000 konten lagu tersebut. Akan tetapi, pihak dari YouTube mengklaim balik dan menyatakan bahwa mereka memiliki beberapa jaminan yang tepat.

Howard King, selaku kuasa hukum dari GMR, dikabarkan sedang menuntut dan ingin mengetahui terlebih dahulu laporan lengkap dari pihak YouTube. Dalam surat yang dilayangkan oleh Howard King ke pihak YouTube tercatat bahwa, Google dan GMR tidak mencapai kata kesepakatan lisensi untuk memasukkan beberapa konten lagu ke layanan musik streaming terbaru YouTube, MusicKey.

Berbeda dengan GMR, ASCAP dan BMI yang merupakan perusahaan besar yang memiliki fungsi yang sama seperti GMR dengan pengalamannya yang sudah melindungi hak cipta dari para artis penyanyi papan atas asal Amerika Serikat, tidak melakukan tuntutan seperti yang akan dilakukan oleh GMR. Menurut laporan, kedua perusahaan tersebut sudah mencapai kata kesepakatan yang terbilang cukup menyenangkan dari Google. Bahkan dilaporkan bahwa Google telah berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa label musik ternama seperti Sony Music Entertainment, Universal Music Group, dan Warner Music Group.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…