Membaca Ebook di Malam Hari Ganggu Kualitas Tidur

Author
Ozal
Reading time:
December 26, 2014

Membaca buku elektronik atau ebook di perangkat mobile, ternyata berdampak lebih buruk pada kualitas tidur seseorang ketimbang membaca buku konvensional berbahan kertas. Demikian laporan penelitian yang dilakukan Harvard Medical School.

ebook 2

Peneliti Harvard menemukan, pembaca ebook membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa tidur. Hal ini ikut berdampak pada kualitas tidur seseorang menjadi kurang dan akhirnya, keesokan hari tubuh mereka menjadi lebih lelah.

Penyebab utamanya ialah cahaya biru pada lampu LED di perangkat mobile. Cahaya biru yang dipancarkan itu, dikatakan peneliti, dapat memperlambat dan mencegah produksi hormon melatonin saat seseorang tidur.

Hormon yang juga sering disebut sebagai hormon awet muda itu berfungsi sebagai antioksidan, pencegah penuaan dini, dan pengontrol jam tidur. Hormon melatonin diproduksi secara alamiah oleh tubuh. Jumlah produksinya pun bergantung pada usia. Anak muda lebih banyak memproduksi hormon tersebut ketimbang mereka yang memasuki usia tua karena jam tidurnya lebih banyak. Namun, dengan adanya kebiasaan membaca ebook sebelum tidur, produksi hormon tersebut akan berkurang secara langsung, tanpa lagi bergantung pada usia seseorang.

Metode penelitian ini, seperti dikutip dari BBC, dilakukan dengan membandingkan antara pembaca buku kertas dan ebook sebelum mereka tidur. Hasil penemuan tersebut juga telah diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…