[PR] Apakah Tidak Ada Sistem Keamanan yang Mampu Menjamin Keamanan Cloud?

Reading time:
January 28, 2015

Cloud adalah platform komputasi masa depan bagi perusahaan, karena diyakini dapat mendorong tingkat dan laju perubahan dalam perusahaan. Menghemat biaya operasional dan modal, meningkatkan kelincahan dalam melakukan proses bisnis, serta meningkatkan produktivitas merupakan faktor-faktor utama yang membuat pertumbuhan komputasi cloud di dunia maupun di Indonesia semakin pesat.

Tingginya tingkat adopsi komputasi cloud tercermin dalam sebuah riset terbaru dari IDC[1]. Riset ini mengungkap bahwa ada lebih dari 65% perusahaan IT dunia berkomitmen untuk mengadopsi teknologi cloud sebelum tahun 2016. Di Indonesia sendiri, menurut lembaga riset International Data Corporation (IDC), pasar komputasi cloud di dalam negeri tahun 2014 diprediksi mencapai US$ 168 juta dan akan meningkat hingga US$ 377,8 juta di 2017[2].

Sayangnya, pesatnya pertumbuhan komputasi cloud ini masih dihantui oleh kekhawatiran tentang keamanan dan cara-cara perlindungan platform tersebut. Menurut hasil survei ‘Global Tech Adoption Index’[3] tahun 2014, menyebutkan keamanan sebagai faktor utama yang menghalangi perusahaan mengimplementasikan komputasi cloud.

Ensuring The Security Of Your Cloud

Banyak paradigma di perusahaan yang menyatakan bahwa keamanan data center berbasis cloud tidaklah sebaik data center on-premise, atau bahkan tidak ada solusi ampuh yang diciptakan untuk mampu mengatasi masalah keamanan yang spesifik, seperti kebocoran data. Hal ini tidaklah benar. Paradigma ini muncul karena, calon pengguna merasa bahwa mereka akan kehilangan kendali penuh atas data Center tersebut. Meskipun terdapat keraguan mengenai komputasi cloud, namun faktanya data center berbasis cloud bisa memiliki lapisan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan data center on-premise.

Apa yang mendorong keamanan cloud menjadi lebih tangguh? Karena penyedia layanan cloud semakin termotivasi untuk meningkatkan keamanan mereka. Keamanan merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap reputasi serta kelanjutan bisnis mereka. Bayangkan jika perusahaan penyedia layanan tersebut tidak berhasil menjaga keamanan, pelanggan tidak mungkin mau membeli layanan dari perusahaan itu atau bahkan mempercayakan data mereka disimpan ke dalam sistem yang tidak aman tersebut. Untuk menjaga kelangsungan bisnis, penyedia layanan cloud berinvestasi ke dalam teknologi-teknologi keamanan serta mempekerjakan profesional dalam bidang keamanan untuk mengoptimalkan dan memastikan keamanan sistem mereka. Gartner meramalkan bahwa pasar cloud security akan meningkat dari US$2,1 miliar menjadi US$3,1 miliar di tahun 2015 ini, hampir meningkat 33%[4].

Namun perlu diingat bahwa ketika CIO mengambil keputusan untuk memindahkan aplikasi perusahaan dari data center on-premise ke cloud, perusahaan sebenarnya melepaskan beberapa kontrol atas perlindungan data mereka. Karena keamanan tidak lagi sepenuhnya dikendalikan oleh perusahaan, terlepas dari kepercayaan terhadap penyedia layanan cloud, CIO perlu memastikan keamanan data perusahaan semampunya. Salah satu cara yang paling mungkin dilakukan adalah menerapkan sistem perlindungan di dalam lapisan aplikasi.

Sistem perlindungan dalam lapisan aplikasi merupakan salah satu keunggulan dari F5 Networks. Solusi-solusi dari F5 mampu membantu mengonsolidasikan security dan access policies ke lapisan aplikasi dengan menggunakan Security Assertion Markup Language (SAML). Dengan mengonsolidasikan SAML ke dalam lapisan aplikasi, perusahaan akan mampu melakukan exchange authentication dan authorization data antar berbagai pihak. Setelah konsolidasi tersebut, perusahaan akan memiliki kemampuan untuk menegakkan kebijakan dan memastikan bahwa end-user dapat mengakses layanan tersebut kapanpun dan di manapun secara aman. Dengan menggunakan solusi F5, penerapan platform berbasis cloud di perusahaan menjadi semakin sederhana dan tentunya lebih aman.

[1] http://www.idc.com/getdoc.jsp?containerId=prUS25350114

[2] http://www.ift.co.id/posts/pasar-cloud-indonesia-berkembang-jadi-us-377-juta-di-2017

[3] https://www.jagatreview.com/2014/12/pr-dell-mengungkapkan-faktor-faktor-yang-mendorong-organisasi-skala-menengah-mengadopsi-keamanan-cloud-mobilitas-dan-big-data/

[4] http://www.idevnews.com/stories/5993/Gartner-Report-Predicts-Cloud-Security-Market-Will-Rise-30-by-2015

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…