[PR] Ke Mana Arah Pertumbuhan ICT Di Tahun 2015?

Reading time:
January 24, 2015
Oracle
  1. Apa saja hal-hal penting yang terjadi dalam industri IT selama tahun 2014?

Secara keseluruhan, perubahan terhadap ICT di Indonesia paling besar bersumber dari ledakan jumlah data, mulai meluasnya konsep mobility (bekerja tidak dari satu tempat saja) dan meningkatnya kerumitan ketika berhubungan dengan pelanggan. Perusahaan-perusahaan menjadi lebih people-centric di tahun yang lalu, dan pelaku bisnis mulai menjajaki proyek-proyek IT transformasional untuk mampu menyediakan layanan sosial, mobile serta cloud yang mampu meningkatkan kualitas hubungan dengan para pelanggan serta karyawannya untuk meningkatkan kepuasan dan juga produktivitas.

Tantangan yang muncul bagi para CIO adalah keterbatasan anggaran untuk menciptakan inovasi-inovasi melalui teknologi sosial dan mobile. Contohnya, salah satu masalah yang utama adalah ketika perusahaaan hendak memperbarui aplikasi yang ada karena tidak dirancang untuk mendukung proses analytics dan akses dari perangkat mobile, selain itu mereka juga rata-rata sudah menghabiskan 80 persen dari anggarannya sekedar untuk pemeliharaan aplikasi yang sudah usang. Untuk menghemat biaya sekaligus mendorong inovasi bisnis, para CIO modern mencari cara untuk membawa berbagai fungsi teknologi itu ke Cloud.

Di Indonesia, ada banyak perusahaan yang menunjukkan minat tinggi terhadap Cloud untuk meng-upgrade sistem IT usang mereka supaya mampu meluncurkan aplikasi-aplikasi modern, serta mendukung proses bisnis dan kebutuhan dari para pelanggan. Kami melihat ada banyak perusahaan mulai menggunakan aplikasi berbasis software-as-a-service (SaaS) untuk keperluan Customer Relationship Management dan juga Human Resource Management.

 

  1. Bagaimana perkembangan ICT di tahun 2015 menurut Oracle?

Di tahun 2015 ini, teknologi sosial, mobile serta cloud akan terus mengubah cara para pelanggan berhubungan dengan tim pemasaran, bagaimana karyawan saling berkolaborasi, dan bagaimana perusahaan memprovisi dan mengelola layanan IT. Di atas seluruh layanan tersebut, keamanan merupakan faktor yang menjadi agenda utama untuk pelaku bisnis di masa yang akan datang.  Terlebih lagi dengan semakin ketatnya peraturan perundang-undangan, ancaman keamanan, meningkatnya penggunaan cloud serta komputasi sosial, semua hal ini akan membuat perusahaan semakin banyak berinvestasi dalam keamanan sistem IT.

Tren berikutnya adalah mobility, dan didorong oleh semakin banyaknya perangkat yang terkoneksi ke sistem perusahaan kelas enterprise. Menurut survei global yang disponsori oleh Oracle¹, perusahaan skala enterprise memperkirakan pengeluaran IT yang berhubungan dengan mobile akan meningkat lebih dari 50 persen dalam dua tahun ke depan. Seiring dengan semakin menjamurnya perangkat mobile dan aplikasinya, perusahaan akan menempatkan investasi pada waktu dan sumberdaya yang diperlukan untuk menetapkan sebuah strategi mobile yang mampu mentransformasikan bisnis mereka.

Komputasi cloud akan terus menjadi topik yang penting bagi pelaku bisnis untuk mencapai efisiensi biaya yang maksimal dalam proses bisnis. Terlebih lagi, para CFO akan terus menggali keuntungan dari cloud, serta memanfaatkannya untuk memodernisasikan proses finansial dan juga automatisasi ERP.

Kebutuhan akan analytics berbasis cloud, terutama untuk bidang marketing dan sosial, akan menjadi inti strategi tranformasi bisnis yang berfokus pada peningkatan kepuasan pelanggan.

 

  1. Sekilas mengenai rencana bisnis Oracle di Indonesia untuk tahun 2015

Tahun ini menandai sebuah titik perubahan bagi Oracle, setelah berhasil memenuhi komitmennya untuk menyediakan berbagai jenis solusi komputasi cloud yang lengkap, meliputi SaaS (software-as-a-service), PaaS (platform-as-a-service), dan IaaS (Infrastructure-as-a-service).

Dengan menyediakan berbagai layanan cloud yang komplit, Oracle bertujuan untuk menjadi mitra IT yang dipercaya oleh pelaku bisnis di Indonesia untuk membantu mereka memasuki cloud. Oracle menawarkan portofolio aplikasi SaaS yang paling luas di industri, mencakup aplikasi untuk customer experience, salesatau pemasaran, suite untuk capital management dengan fitur-fitur sosial, dan menawarkan kemampuan ERP melalui cloud berskala besar bagi perusahaan-perusahaan lokal.

Oracle PaaS dirancang untuk menjadi platform pengembangan cloud yang lengkap, dengan fitur-fitur canggih seperti multi-tenancy, analytics berkecepatan tinggi, serta fitur sosial dan mobile, untuk integrasi dengan aplikasi bisnis. Oracle Database 12c juga akan ditawarkan sebagai bagian dari platform tersebut sebagai layanan di cloud. Oracle IaaS akan bertindak sebagai cloud on-premise yang membantu menyediakan ataupun juga men-deployOracle Engineered Systems.

Penambahan baru dalam layanan cloud Oracle adalah Oracle Mobile Cloud yang memperkuat pelaku bisnis dengan kemampuan untuk mengembangkan serta men-deploy aplikasi mobile ke berbagai sistem operasi dan platform perangkat mobile yang berbeda-beda.

Kini, Oracle Cloud sudah menangani lebih dari 60 juta pengguna dan 23 juta transaksi setiap harinya; berjalan di atas 30,000 perangkat dan menyimpan serta mengolah data lebih dari 400 petabyte yang terdapat di 19 data center di seluruh dunia.

Selain itu, untuk membantu perusahaan di Indonesia untuk mentransformasikan bisnis mereka sekaligus mengurangi kerumitan IT, Oracle juga meluncurkan berbagai inovasi kunci contohnya Zero Data Loss Recovery Appliance untuk sistem backup yang berjalan otomatis dan real-time, penyimpanan Oracle FS1 berbasis flash dan juga mikroprosesor M7 terbaru untuk chip Oracle SPARC versi terkini, yang memiliki fungsi “software in silicon” yang terpasang di dalam hardware untuk mempercepat proses query database dan perlindungan akses area memori.

 

Catatan:

¹Survei Yang Disponsori Oracle Menemukan Fakta Bahwa Perusahaan Besar Memperkirakan Akan Meningkatkan Anggaran Yang Berhubungan Dengan Mobile Sebesar 50 Persen Dalam Dua Tahun Ke Depan, Sedangkan Isu Keamanan Dan Integrasi Tetap Menjadi Tantangan Utama

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…